Viral Bocah Dianiaya Bocah hingga Nyaris Lumpuh di Pamulang

Yogi Ernes - detikNews
Rabu, 07 Apr 2021 15:51 WIB
Poster
Ilustrasi anak (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Sebuah unggahan di media sosial yang memuat informasi adanya pemukulan yang menimpa bocah 12 tahun beredar. Dalam unggahan yang viral itu disebutkan, imbas pemukulan tersebut, korban menjalani perawatan di RSUD Pamulang, Tangerang Selatan.

Unggahan viral itu pun memuat video kondisi korban. Terlihat korban tengah terbaring lemas dengan dua mata bengkak. Selain itu, dijelaskan bahwa urat-urat anak tersebut putus dan terancam tak bisa berjalan lagi.

Dari unggahan itu dijelaskan korban mengalami pemukulan oleh anak lainnya. Pada 14 Maret 2021, ibu korban terlibat perselisihan dengan keluarga pelaku setelah tidak terima anaknya menjadi korban pemukulan.

"Keluarga korban sudah nyoba minta pertanggungjawaban ke keluarga pelaku, cuma malah mau dilaporin atas pencemaran nama baik. Sebelumnya, keluarga korban ini juga takut buat viralin-nya. Katanya, keluarga pelaku nggak sebanding sama keluarga korban ini," demikian keterangan unggahan tersebut.

Dalam tangkapan layar video yang diunggah juga tertulis mengenai kondisi dan kronologi peristiwa itu. "Adiknya temenku dipukulin anak orang sampai urat-uratnya putus. Ada kemungkinan nggak bisa jalan lagi. Orang tua dari anak yang mukulin nggak mau tanggung jawab malah marah balik," demikian keterangan dalam tangkapan layar video itu.

detikcom mencoba mengkonfirmasi informasi viral tersebut ke polisi setempat. Kanit Reskrim Polsek Pamulang Iptu Iskandar mengaku belum menerima laporan adanya tindakan penganiayaan dengan korban bocah 12 tahun.

"Kalau laporannya saya belum monitor nih. Saya nanti cek karena saya baru masuk hari ini," kata Iskandar saat dihubungi detikcom, Rabu (7/4/2021).

Meski begitu, Iskandar memastikan akan menindaklanjuti informasi viral tersebut. Dia menyebut pihaknya akan menyelidiki keterangan di media sosial tersebut tentang dugaan tindakan penganiayaan.

Selain itu, dia menyebut akan mengecek ke rumah sakit tempat korban dirawat untuk bisa membuat terang perkara tersebut.

"(Video di media sosial soal kondisi korban) bisa nanti kita lidik (penyelidikan). Kalau memang ada di RSUD, ya nanti saya teruskan ke tim yang piket ya," pungkasnya.

Simak juga 'Alasan Pria di Bogor Aniaya Anaknya Pakai Kunci Inggris-Martil':

[Gambas:Video 20detik]



(mae/fjp)