Koboi Duren Sawit Tak Lagi CEO, Restock.id Berdalih Sudah Terjadwal

Tim detikcom - detikNews
Senin, 05 Apr 2021 12:45 WIB
Muhammad Farid Andika, pengemudi Fortuner koboi adalah CEO dan Founder Restock. Foto diambil dari laman Restock.id
Muhammad Farid Andika, pengemudi Fortuner 'koboi' tak lagi menjadi CEO Restock. (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Muhammad Farid Andika (MFA), tersangka penodongan pistol di Duren Sawit, Jakarta Timur, kini tak lagi menjabat Chief Executive Officer (CEO) Restock.id. Chief of Sales Restock.id, Rega Sardjono, mengungkapkan, pengunduran diri Farid sudah dijadwalkan jauh hari.

Rega mengatakan pihaknya memang sudah menjadwalkan pergantian CEO. Hal itu, lanjutnya, sebagai bagian dari proses transformasi Restock.id.

"Kami memang sudah menjadwalkan pergantian CEO Restock.id karena transformasi terus kita lakukan. Dan pertumbuhan bisnis kami cukup baik, karena di tengah pandemi banyak pengusaha lahir by accident dan kondisi sekarang butuh support pembiayaan," kata Rega di Jakarta (4/4).

Seperti diketahui, Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menetapkan MFA sebagai tersangka penodongan pistol di Duren Sawit, Jakarta Timur. Farid Andika resmi ditahan polisi.

Polisi menyebut pistol yang dimiliki Farid tidak ada izin. Kombes Yusri Yunus mengatakan Farid bukanlah anggota Perbakin.

"Perbakin nggak keluarkan kartu (KTA) seperti apa yang dimiliki oleh MFA, karena perusahaan cabang menembak yang mengeluarkan sudah tutup sehingga dianggap airsoft gun tersebut itu tidak ada izin," kata Yusri dalam keterangan tertulis, Minggu (4/4).

Tak hanya itu, Farid saat ini juga terancam dijerat kasus lain. Polisi saat ini menyelidiki ada tidaknya tersangka dalam kasus kecelakaan di Jl Kol Sugiono tersebut.

Dalam kasus kecelakaan lalu lintas, MFA dengan mobil Fortuner menyenggol perempuan yang membawa sepeda motor. Kejadian itulah yang menyebabkan MFA berlagak 'koboi' dengan menodongkan pistol airsoft gun dari atas mobil, kepada masyarakat yang berada di lokasi.

"Saksinya sudah kita periksa, korbannya kemudian, tersangka pelakunya sudah kita periksa, sekarang ini masih menghadirkan alat-alat bukti yang lain. Nanti kalau sudah terkumpul semuanya baru kita gelar perkara dan menentukan apakah ada tersangka atau tidak," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Gereja Laurensius, Jl Sutera Utama, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Minggu (4/4).

Simak juga 'Aksi Pengemudi 'Koboi' di Jaktim: Senggol Motor, Marah Lalu Acungkan Pistol':

[Gambas:Video 20detik]

(mae/tor)