Duel Gegara Warisan, Pria di Sumsel Tewas di Tangan Famili Sendiri

Prima Syahbana - detikNews
Minggu, 04 Apr 2021 10:04 WIB
Close up of Hand with knife following young terrified man ,Bandit is holding a knife in hand. Threat Concept
Ilustrasi Pembunuhan (Getty Images/iStockphoto/chingyunsong)
Palembang -

Seorang pria bernama Depi di Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, tewas setelah dibacok sanak saudaranya sendiri, Tamrin, dengan parang. Polisi menyebut keduanya terlibat duel gegara cekcok mulut perihal harta warisan.

"Benar telah terjadi penganiayaan berat yang menyebabkan korban meninggal dunia," kata Kapolres OKI AKBP Alamsyah Peleppusy kepada detikcom, Minggu (4/2/2021).

Pelaku dan korban, kata dia, masih berstatus keluarga. Awal mula kejadian keduanya terlibat cekcok mulut perihal harta warisan.

"Iya, korban dan pelaku masih berstatus Saudara. Motifnya masalah warisan sehingga cekcok dan terjadilah duel di antaranya keduanya," terang Kapolres.

Informasi yang dihimpun detikcom, peristiwa berdarah itu terjadi Sabtu (3/4) kemarin di Desa SP Padang, Kecamatan Sirah Pulau (SP) Padang, Ogan Komering Ilir (OKI). Kejadian diduga berawal dari cekcok mulut di sambungan telepon, lalu Tamrin dan Depi berduel. Depi, yang sempat kritis setelah terkena bacokan parang dari Tamrin, pun tewas di RSUD Kayuagung OKI.

Camat SP Padang, Syawal Harahap, yang turut mengantarkan jenazah juga membenarkan jika korban meninggal sekitar pukul 14.28 WIB kemarin sore di RSUD Kayuagung.

"Ya, korban telah meninggal dunia sore kemarin, jenazah dipulangkan ke rumah duka untuk disemayamkan," jelas Syawal.

Hingga berita ini diturunkan pihak kepolisian masih memburu pelaku Tamrin untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

(gbr/gbr)