Jokowi Singgung Reforma Agraria di Tanwir Pemuda Muhammadiyah

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Jumat, 02 Apr 2021 17:12 WIB
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka Tanwir 1 Pemuda Muhammadiyah. Jokowi menyinggung soal redistribusi aset dan reforma agraria untuk mewujudkan keadilan sosial.

Jokowi mulanya menyampaikan terima kasih kepada seluruh kader Pemuda Muhammadiyah yang selalu hadir membantu masyarakat. Jokowi mengatakan banyak relawan Kokam yang berada di tengah masyarakat saat sejumlah daerah di Indonesia dilanda musibah.

"Kita sangat bersyukur karena di masa krisis seperti sekarang, seluruh elemen masyarakat berkolaborasi, bekerja sama, bergotong royong, saling membantu mengatasi pandemi, perwujudan dari semangat fastabiqul khoirot, solidaritas dan semangat kolaborasi seperti ini perlu terus kita bangun, kita kembangkan, untuk menguatkan kohesivitas bangsa kita," kata Jokowi saat membuka Tanwir Pemuda Muhammadiyah dalam video yang dibagikan Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Jumat (2/4/2021).

Jokowi lantas mengungkap soal pesan saat menerima audiensi Pemuda Muhammadiyah pada Januari lalu. Jokowi berpesan agar Pemuda Muhammadiyah terus bertransformasi menjadi gerakan yang inovatif.

"Pada saat menerima audiensi pengurus Pemuda Muhammadiyah bulan Januari tahun lalu, saya berpesan agar Pemuda Muhammadiyah terus mengembangkan kepemimpinan transformatif, terus berinovasi untuk kemaslahatan umat. Saya juga mendorong Pemuda Muhammadiyah membangun kepeloporan generasi muda muslim di sektor perekonomian, memberikan solusi dan sekaligus kontribusinya nyata bagi kemajuan umat membuat keberadaan Pemuda Muhammadiyah betul-betul dirasakan masyarakat," tutur Jokowi.

Jokowi mengaku mendapatkan laporan bahwa dakwah kepeloporan Pemuda Muhammadiyah di sektor perekonomian sudah mulai berjalan. Jokowi menyampaikan sudah ada gerakan pengusaha berkemajuan yang mensinergikan semua pengusaha Muhammadiyah.

"Kita memerlukan lebih banyak lagi wirausaha-wirausaha muda karena kita harus mengantisipasi puncak bonus demografi pada 2030. Setiap tahun ada sekitar 2,9 juta penduduk usia kerja baru, anak muda yang masuk ke pasar kerja sehingga kebutuhan atas lapangan kerja baru sangat mendesak. Untuk itu, kita butuh lebih banyak job creator para wirausaha muda yang menciptakan lapangan kerja baru," imbuh Jokowi.

Untuk mendukung hal itu, kata Jokowi, pemerintah sudah melakukan sejumlah langkah, termasuk redistribusi aset dan reforma agraria.

"Pemerintah melakukan reformasi ekosistem usaha secara besar-besaran regulasi yang menghambat pengembangan usaha UMKM terus kita pangkas, akses permodalan bagi startup terus kita perluas, pendidikan dan pelatihan vokasional juga kita tata agar lebih adaptif dengan kebutuhan dunia industri, redistribusi aset dan reforma agraria juga terus kita lakukan untuk mewujudkan pemerataan dan keadilan ekonomi," kata Jokowi.

Jokowi berharap Tanwir Pemuda Muhammadiyah ini mendorong budaya entrepreneurship dan kolaborasi di kalangan generasi muda. Dia juga menyinggung soal nilai-nilai tawasut dan ta'awun dalam kehidupan berbangsa.

"Terakhir nilai-nilai toleransi persatuan dalam keberagaman Islam wasathiyah harus tetap menjadi basis utama dari gerakan dakwah ekonomi ini saya berharap Pemuda Muhammadiyah berada pada garis terdepan dalam menjaga dan memperkokoh toleransi persatuan dalam keberagamaan sesuai dengan ideologi kita Pancasila," imbuh Jokowi.



(knv/gbr)