Zakiah Aini Penyerang Mabes Polri Ternyata DO dari Universitas Gunadarma

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 01 Apr 2021 18:24 WIB
Gunadarma menggelar jumpa pers terkait Zakiah Aini
Gunadarma menggelar jumpa pers terkait Zakiah Aini (YouTube)
Jakarta -

Universitas Gunadarma Depok, Jawa Barat, angkat bicara terkait Zakiah Aini (25), pelaku penyerangan di Mabes Polri pada Rabu (31/3/2021) kemarin. Zakiah ternyata memang sempat mengenyam pendidikan di Gunadarma, namun akhirnya di-drop out (DO).

"Saudari berinisial ZA memang benar pernah kuliah di Gunadarma," kata Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Gunadarma Prof Irwan Bastian dalam jumpa pers di kampus Gunadarma Depok, seperti dilihat detikcom melalui siaran di YouTube, Kamis (1/4/2021).

Dalam jumpa pers ini, turut hadir Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama Universitas Gunadarma Prof Didin Mukodim dan Wakil Dekan III Universitas Gunadarma Budi Prijanto.

Zakiah Aini sebelumnya tercatat merupakan mahasiswa S1 angkatan 2013 Fakultas Ekonomi jurusan Akuntansi. Dia hanya aktif di tiga semester pertama.

"Jadi yang bersangkutan itu masuk tahun 2013. Kemudian semester V dan seterusnya tidak aktif," kata Irwan.

Hal senada disampaikan Didin Mukodim dan Budi Prijanto. Budi menyebut Zakiah Aini sudah tidak pernah masuk kuliah sejak semester V dan seterusnya.

Seorang wanita menyerang Mabes Polri.Zakiah Aini ditembak mati karena menyerang Mabes Polri. (Istimewa)

"Tiga semester ada dokumen akademis, setelah itu mengurus nonaktif sekali. Habis itu semester V dan seterusnya yang bersangkutan sama sekali tidak aktif. Itu poin penting yang disampaikan pada hari ini," ujarnya.

Di tiga semester pertama, Zakiah terbilang rajin masuk kuliah. Nilainya akademisnya juga bisa dibilang cukup baik dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) di atas 3.

"Totally kalau nggak salah sekitar 3,2 atau 3,1," kata Budi.

Menurut Budi, pihaknya sudah pernah menyurati Zakiah Aini saat dia tidak pernah muncul di kampus. Namun, karena tidak ditanggapi, dia akhirnya di-DO sesuai dengan kebijakan kampus.

"Di kita ini kalau sudah 4 tidak aktif itu automatically drop out. Dan kita juga proaktif untuk memberikan semacam surat atau pemberitahuan 'kenapa kok ini sudah sampai semester ini saudara nggak aktif?'. Kita suratin. Kalau dia tidak menanggapi sudah meyakinkan kami bahwa kita akan drop out," jelasnya.

Lihat juga Video: Penyerang Mabes Polri Mahasiswi Drop Out di Semester 5

[Gambas:Video 20detik]



(hri/tor)