Timses Dipolisikan Gegara Pukul Warga di Masjid, Ini Kata Denny Indrayana

M Risanta - detikNews
Rabu, 31 Mar 2021 15:59 WIB
Calon Gubernur Kalsel Denny Indrayana
Cagub Kalsel, Denny Indrayana (Foto: dok. Istimewa)
Banjarmasin -

Seorang warga bernama Salmansyah alias Aman (62) mengaku mengalami kekerasan dari anggota tim sukses (timses) calon Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Denny Indrayana. Aman lalu melapor ke Polresta Banjarmasin.

Terkait peristiwa tersebut, Denny menyerahkan penanganan kasus ke pihak kepolisian. Namun dia mendorong agar kasus diselesaikan secara kekeluargaan.

"Sudah beredar video yang menunjukkan ada yang mencoba membuka masker, dan ada yang mencoba memukul dan menendang. Silakan dilihat fakta di video tersebut dan dinilai apa yang sebenarnya terjadi," kata Denny kepada wartawan, Rabu (31/3/2021).

"Dan dari situ, bagaimana proses selanjutnya kita serahkan ke aparat kepolisian tapi saya mendorong diselesaikan secara kekeluargaan," tambah paslon nomor urut 02 ini.

Insiden gesekan antara warga dan timses Denny terjadi di masjid yang berlokasi di Jalan Prona, Kelurahan Pemurus Baru, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Banjarmasin, Kalsel, pagi tadi.

Denny mengaku mendapat informasi melihat sekelompok orang yang berkumpul di depan masjid tersebut. Dia mengaku mengunjungi masjid tersebut dalam rangka bersilaturahmi, bukan kampanye.

"Kami berharap kita bersama-sama menjaga kondisi tetap aman, damai, dan tidak memperuncing suasana yang akan merugikan kita semua. Pemilihan gubernur tidak dimaksudkan menghadirkan permusuhan, tetapi adalah kesempatan kita untuk memilih pemimpin yang amanah," ucap Denny.

"Mari kita jaga agar tak terjadi gesekan yang merugikan kita semua. Saya harap kita jaga suasana agar lebih tenang. Saya tetap izin silaturahmi dengan warga melalui subuh keliling maupun dengan kegiatan lain," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang warga bernama Aman mengaku awalnya sedang mendengarkan ceramah. Di saat bersamaan, ada rombongan Denny di masjid tersebut. Lalu Aman mengaku disenggol seorang anggota timses Denny Indrayana. Selanjutnya mereka berdua ada di halaman masjid dan hampir terlibat duel perkelahian.

"Masker aku dipaculnya (dilepasnya). Terus aku ditamparnya di wajah, hingga bibir luka," kata Aman kepada wartawan.

Insiden tersebut mengundang perhatian warga sehingga membuat suasana menjadi ramai. Tak lama berselang, Tim Polresta Banjarmasin yang dipimpin langsung Wakapolresta Banjarmasin AKBP Sabana Atmojo tiba di lokasi kejadian. Aman dan JR pun langsung dibawa ke Polresta Banjarmasin. Kepolisian sendiri berharap masyarakat Banjarmasin menjaga situasi keamanan dan ketertiban.

"Tadi kami mendapat laporan adanya kerumunan massa, karena masa pandemi kami mau membubarkan kerumunan orang tersebut. Rupanya ada insiden dan bermasalah, mereka yang terlibat insiden kita bawa ke Polresta Banjarmasin untuk dicarikan tindakan terbaik dan solusi agar permasalahan selesai," terang AKBP Sabana.

Aman pun membuat laporan atas dugaan kekerasan yang dialaminya. Laporan tersebut telah diterima Polresta Banjarmasin dengan nomor STTLP/152/III/2021/KSL/RESTA BJM/SPKT.

"Yang bersangkutan sudah melapor dan diproses laporannya," ujar AKBP Sabana.

Lihat juga video 'Alasan Pria di Bogor Aniaya Anaknya Pakai Kunci Inggris-Martil':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/jbr)