Sumbar Tak Lakukan Penyekatan saat Larangan Mudik, Gubernur: Butuh Banyak Biaya

Jeka Kampai - detikNews
Rabu, 31 Mar 2021 04:31 WIB
Cagub Sumbar Mahyeldi Diperiksa Bawaslu Terkait Dugaan Pelanggaran Pilkada
Mahyeldi Asharullah (Foto: Jeka Kampai/Detikcom)
Padang -

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menyatakan bakal mematuhi instruksi pemerintah pusat terkait larangan mudik lebaran Idul Fitri tahun ini. Namun demikian, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mengatakan bahwa wilayahnya tidak akan dilakukan penyekatan.

"Kalau pusat memerintahkan tentu daerah melaksanakan, saya sebagai Gubernur kan perpanjangan tangan pusat," kata Mahyeldi di kepada wartawan di Padang, Selasa (30/3/2021).

Mahyeldi mengatakan melakukan penyekatan wilayah akan membutuhkan banyak biasanya. Sehingga dia memutuskan bahwa Sumatera Barat tidak akan melakukan penyekatan.

"Penyekatan itu kan butuh biaya, saya kira kita tidak perlu melakukan itu, karena itu butuh banyak biaya, sementara kemampuan fiskal kita sangat terbatas, ini akan menggerus APBD kita," katanya.

Pemerintah sebelumnya meniadakan mudik Lebaran pada 2021. Arahan ini diberikan untuk seluruh masyarakat.

"Tahun 2021, mudik ditiadakan berlaku untuk ASN, TNI-Polri, karyawan BUMN, karyawan swasta, pekerja mandiri, dan seluruh masyarakat," kata Menko PMK Muhadjir Effendy, dalam jumpa pers virtual, Jumat (26/3/2021).

"Sehingga upaya vaksinasi yang sedang dilakukan bisa menghasilkan kondisi kesehatan yang semaksimal mungkin sesuai yang diharapkan," sambungnya.

Simak juga 'Doni Monardo Paparkan Dampak Buruk Jika Mudik Tidak Dilarang':

[Gambas:Video 20detik]



(lir/lir)