Andi Arief: Ada Indikasi Kantor DPP PD Akan Direbut Paksa, Waspada!

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 30 Mar 2021 11:39 WIB
Andi Arief
Andi Arief (Foto: Dok. Pribadi).
Jakarta -

Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief mengirim pesan waspada kepada seluruh kader di bawah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Apa kata Andi Arief?

Dalam cuitannya yang dibagikan kepada wartawan, Selasa (30/3/2021), Andi Arief berbicara soal KLB Demokrat yang telah didaftarkan ke Kemenkumham. Andi menyebut keputusan Kemenkumham seharusnya keluar hari ini.

"Kepada seluruh kader, sesuai dengan Permenkumham, batas menyatakan dokumen KLB brutal diterima/lengkap atau tidak adalah hari ini 30 Maret 2021. Namun batas Depkumham umumkan itu tanggal 6 April 2021 (bisa lebih cepat)," sebut Andi Arief.

Andi Arief kemudian meminta Partai Demokrat waspada. Dia menyebut ada indikasi DPP Demokrat di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, bakal direbut paksa.

"Tetap waspada karena ada indikasi kantor DPP akan direbut paksa," sebut Andi Arief.

Sebelumnya, kubu KLB Demokrat menyebut partai saat ini sudah aman dan terkendali di bawah kepemimpinan Moeldoko. Juru bicara PD KLB Muhammad Rahmad menyebut Moeldoko akan segera menertibkan internal partai.

"Moeldoko dalam waktu secepatnya akan mengambil langkah langkah penertiban di internal partai dan mengimbau kepada kader partai di daerah untuk tetap bersatu dan utuh di dalam rumah besar Partai Demokrat," ujarnya.

Simak juga video 'Saling Sikut Moeldoko-AHY soal Ideologi':

[Gambas:Video 20detik]



(gbr/tor)