Mudik Kembali Dilarang, Bagaimana Pengendalian Transportasi Tahun Lalu?

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 30 Mar 2021 07:10 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi
Foto: Tangkapan layar

Larangan mudik Lebaran sebelumnya juga pernah dilakukan pada Lebaran 2020. Lantas bagaimana Kemenhub menerapkan aturan pengamanan pada tahun lalu?

Pada larangan mudik tahun 2020, Kemenhub berkoordinasi dengan seluruh stakeholder untuk memperketat pengawasan pengendalian transportasi. Kemenhub juga mengeluarkan Peraturan Kementerian Perhubungan (Permenhub) terkait orang serta kegiatan yang memenuhi kriteria dan syarat untuk bepergian.

"Kami tetap konsisten bahwa yang namanya mudik dan arus balik, baik itu yang dilakukan menjelang hari raya Idul Fitri maupun setelah Idul Fitri tetap dilarang. Yang diperbolehkan bepergian adalah orang-orang dan kegiatan yang memenuhi kriteria dan syarat yang sudah diatur di dalam Permenhub 25/2020 dan SE Gugus Tugas No 4/2020," tegas Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati dalam keterangan tertulis, Senin (25/5/2020).

Pengetatan pengawasan transportasi pada tahun lalu secara umum terbagi dibagi dalam tiga fase. Pertama adalah fase jelang Idul Fitri, kedua fase pada saat Idul Fitri dan terakhir fase pasca Idul Fitri.

"Pengawasan pada fase jelang Idul Fitri dan pada saat Idul Fitri sudah dilakukan dan berjalan dengan baik. Mulai hari ini kami akan fokus untuk melakukan pengawasan pada fase pasca Idul Fitri," jelas Adita.

Lebih lanjut sesuai dengan imbauan yang disampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, meminta masyarakat yang ada di daerah untuk tidak kembali ke Jakarta selama masa pandemi, Kemenhub akan mendukung kebijakan tersebut dengan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pengetatan pengawasan transportasi di seluruh Indonesia, khususnya yang akan mengarah ke Jakarta.

Pengawasan pengendalian transportasi yang dilakukan hampir sama dengan yang telah dilakukan pada saat fase menjelang Idul Fitri, yaitu dengan melakukan penyekatan di sejumlah titik di jalan. Selain itu pemeriksaan kelengkapan dokumen sesuai kriteria dan syarat yang ditentukan di simpul-simpul transportasi seperti Terminal, Stasiun, Bandara, dan Pelabuhan.

Halaman

(dwia/dwia)