Lika-liku Perjalanan Brand Fashion Lokal yang Kini Mendunia

Erika Dyah - detikNews
Sabtu, 27 Mar 2021 16:21 WIB
Instagram Muhammad Saddad, CEO Erigo
Foto: Instagram Muhammad Saddad, CEO Erigo
Jakarta -

Tahukah Anda? Indonesia punya brand fashion lokal yang kini berhasil tampil di tengah hiruk pikuk Times Square New York, Amerika Serikat. Brand tersebut ialah Erigo, merk asli Indonesia yang bergerak di industri fashion dengan produk-produk casual-nya.

CEO Erigo Muhammad Sadad mengungkapkan keberhasilan yang tampak dimiliki oleh Erigo saat ini didapatkan bukan dengan cara yang instan. Perjalanannya di industri pakaian dimulai sejak tahun 2011 dari sebuah studio kamar salah satu apartemen di wilayah Depok, tanpa karyawan atau tim satu pun.

Tahun 2013 dikisahkan Sadad menjadi awal mula dirinya melahirkan nama Erigo sebagai sebuah identitas brand bisnis fashion-nya hingga kini bisa menjadi UMKM inspiratif yang naik kelas.

Sadad mengaku awalnya Erigo mengusung konsep bertemakan batik dan ikat pada produk-produknya. Akan tetapi, setelah satu tahun perjalanan, Sadad merombak brand identity-nya menjadi tema casual fashion yang dipertahankan hingga saat ini.

Ia mengakui keputusan tersebut dipilih mengingat tren fashion yang terus bergerak dengan cepat, ditambah banyaknya persaingan yang semakin kuat. Kendati harus berganti, Sadad mengaku perubahan tersebut membuat brand DNA Erigo semakin kuat dan dikenal sebagai brand lokal dengan produk casual hingga saat ini.

Ia pun menceritakan berbagai upaya yang dilakukan Erigo untuk memperluas jangkauan pasar. Dimulai dari meluncurkan online webstore bersamaan dengan peluncuran Erigo di tahun 2013, serta memberanikan diri untuk mulai ikut berpartisipasi pada acara-acara offline, salah satunya JakCloth di pertengahan 2013.

Sadad mengaku selalu turut andil dan terjun langsung pada setiap strategi penjualan Erigo, bahkan pernah tidur di musala mal hingga mandi di pom bensin selama mengikuti JakCloth. Hal ini diakuinya dilakukan sebagai upaya meminimalisir pengeluaran.

Mengikuti perkembangan zaman, Sadad terus mengembangkan bisnisnya dengan bergerak menggunakan platform e-commerce sebagai salah satu kanal penjualan. Di tahun 2017, Erigo bergabung dengan Shopee.

Sadad menilai besarnya pasar yang dimiliki Shopee serta kemudahan yang diberikan bagi masyarakat untuk mengakses rangkaian produk Erigo dan melakukan transaksi membuat digital presence dari Erigo semakin kuat untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

"Sebuah perjalanan panjang hingga kami bisa sampai di titik ini. Mulai Erigo lahir, hanya memiliki tenaga 11 orang dengan kawasan di Parung, bergabung dengan Shopee dan hingga saat ini kami bisa meraih salah satu pencapaian luar biasa. Terima kasih atas dukungan dari orang tua, tim Erigo yang tidak berhenti berusaha, tim Shopee yang terus memberi arahan dan bimbingan terhadap team e-commerce Erigo dan teman-teman yang terus mendukung produk-produk Erigo," kata Sadad dalam keterangan tertulis, Sabtu (27/3/2021).

Diakui oleh Sadad, penjualan produk-produk Erigo meningkat secara signifikan setelah bergabung dengan Shopee. Bahkan, pada 2020 lalu Erigo berhasil mencatat peningkatan penjualan hingga lebih dari 10 kali lipat dibandingkan tahun 2019.

Tak hanya itu, Sadad menjelaskan adanya pergeseran belanja masyarakat ke jalur online akibat pandemi membuat Erigo memutuskan untuk memfokuskan strategi bisnis mereka ke Shopee dengan membuka 6 authorized store. Ia menjelaskan toko-toko ini tersebar di Tangerang, Banjarmasin, Malang, Palembang, Yogyakarta, Kendari secara online di Shopee.

Dengan adanya persebaran ini, Sadad berharap pengguna Shopee yang berasal di daerah tersebut bisa mendapatkan produk Erigo dengan lebih cepat.

Tak hanya berjaya di dalam negeri, Sadad mengaku produknya juga mendapat permintaan tinggi dari luar negeri. Ia menjelaskan, Erigo mulai bergabung ke program ekspor Shopee di tahun 2020 dan saat ini produk-produk nya sudah bisa dibeli di negara-negara seperti Malaysia, Singapura, Filipina, dan Thailand. Saat ini ada 7 toko Erigo yang telah mengikuti program ekspor ini termasuk dengan authorized store Erigo.

"Kami sering sekali mendapatkan chat dan direct message dari masyarakat luar negeri mengenai cara membeli produk kami dan pengiriman nya ke negara mereka. Hal ini tentu merupakan masukan yang bagus untuk Erigo, tetapi tentu kami sadar bahwa untuk melakukan ekspor itu tidaklah mudah proses nya. Sehingga saat kami ditawari untuk bergabung ke program ekspor Shopee, kami tidak pikir panjang untuk ikut dan berpartisipasi," ungkapnya.

Sadad mengaku telah mengikuti program ekspor Shopee selama hampir satu tahun dan melihat adanya respons positif dari program tersebut. Ia pun mengungkap telah mendapatkan tingkat pesanan yang memuaskan dari konsumen luar negeri yang mayoritas berasal dari negara Singapura dan Malaysia. Adapun produk-produk yang diminati pasar luar negeri, di antaranya Chino Pants dan Coach Jacket.

"Shopee merupakan partner yang tepat untuk kita para UMKM lokal dengan platform yang tersedia yang memungkinkan kita berjualan secara online dan mengembangkan bisnis kita," pungkasnya.

(mul/ega)