detik's Advocate

Proyek Apartemen di Jaktim Mangkrak, Uang Saya Bagaimana Nasibnya?

Andi Saputra - detikNews
Sabtu, 27 Mar 2021 13:12 WIB
Ilustrasi Penipuan
Ilustrasi uang (Mindra Purnomo/detikcom)
Jakarta -

Pembangunan apartemen di Jabodetabek memberikan kesempatan kepada konsumen dalam memilih hunian. Tapi konsumen harus berhati-hati saat memilih developer. Alih-alih mendapat hunian istimewa, yang ada malah uang tidak jelas ujungnya.

Hal itu disampaikan oleh pembaca detik's Advocate, Agustinus, yang dikirim ke detikcom. Berikut pertanyaan lengkapnya:

Saya Augustinus, tinggal di Jakarta.

Saat ini saya ada permasalahan mengenai pembelian apartemen di Jakarta Timur. Seharusnya serah terima pada bulan April 2020. Namun sampai saat ini sedikit pun belum ada pembangunan fisik oleh developer. Sampai Juni 2020, saya masih aktif membayar langsung ke developer.

Namun belakangan, saya baru tahu ternyata ada masalah pada lahan dan perizinan sejak 2017. Dan tidak ada informasi apa pun kepada konsumen.

Padahal saya melakukan pembayaran secara rutin dan tidak terlambat. Sampai Mei 2020, saya mengajukan cuti bayar.

Januari 2021 ini, saya mencari informasi terbaru mengenai perkembangan pembangunan, dan betul tidak ada pembangunan fisik, bahkan kantor marketing tutup.

Saya kesulitan menghubungi pihak developer, bahkan kantor PT pun sulit dihubungi. Sampai pada akhirnya saya bisa menghubungi customer service, namun ternyata tidak memberikan informasi yang jelas dan cenderung tidak ada pertanggungjawaban dari developer.

Saat ini saya sudah tergabung di grup WhatsApp konsumen, dan ternyata sudah banyak korban yang masih bayar tapi tidak ada kejelasan oleh developer.

Untuk nilai setoran dari awal sampai saat ini yang sudah masuk senilai hampir Rp 400 juta, Pak.

Pertanyaan saya, bagaimana cara saya sebagai konsumen untuk menuntut hak saya? Terutama untuk menuntut janji kapan bisa serah terima (CS pun tidak bisa menjawab kapan)?

Dan bagaimana caranya untuk menuntut pengembalian dana yang saya sudah setor, dan itu tidak sedikit, bisa ratusan juta rupiah?

Informasi terkini, pihak developer mengajukan PKPU di PN Jakpus. Dan dapat informasi dalam PKPU dari konsumen lain, bukan dari pihak developer

Mohon bantuannya, terima kasih.

Thanks

Untuk memberikan jawaban atas pertanyaan Bapak Augustinus, tim detik's Advocate meminta pendapat hukum advokat dari ADAMS & CO, Counsellors-at-Law dan dosen FH Universitas Esa Unggul Jakarta, Ahluddin Saiful Ahmad, SH, MH. Simak jawaban di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3