Jokowi Rombak Struktur Kemenkes, Muncul Staf Ahli Politik

Andi Saputra - detikNews
Jumat, 26 Mar 2021 17:47 WIB
Presiden Jokowi
Presiden Jokowi (Foto: dok. Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2021 tentang Kementerian Kesehatan untuk menggantikan PP Nomor 35 Tahun 2015. Dalam Perpres 18/2021, struktur Kemenkes dirombak.

Berdasarkan Perpres 18/2021 yang dikutip detikcom, Jumat (26/3/2021), berikut perubahannya:

Perpres 18/2021
Jumlah Ditjen menjadi lima, yaitu:

1.Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat;
2.Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit;
3.Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan;
4.Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan;
5.Direktorat Jenderal Tenaga Kesehatan;

Sedangkan dalam Perpres 35/2015, Dirjen hanya empat, yaitu:

1.Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat;
2.Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit;
4.Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan;
5.Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan;

Fungsi Ditjen Tenaga Kesehatan sesuai Perpres 18/2021:

1.perumusan kebijakan di bidang perencanaan kebutuhan, pendayagunaan, pelatihan, peningkatan kualifikasi, penilaian kompetensi, pengembangan karier, perlindungan, dan kesejahteraan tenaga kesehatan;
2.pelaksanaan kebijakan di bidang perencanaan kebutuhan, pendayagunaan, pembinaan, pelatihan, peningkatan kualifikasi, penilaian kompetensi, pengembangan karier, perlindungan, dan kesejahteraan tenaga kesehatan;
3.penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang perencanaan kebutuhan, pendayagunaan, pelatihan, peningkatan kualifikasi, penilaian kompetensi, pengembangan karier, perlindungan, dan kesejahteraan tenaga kesehatan;
4.pemberian bimbingan teknis dan supervisi di bidang perencanaan kebutuhan, pendayagunaan, pelatihan, peningkatan
5.kualifikasi, penilaian kompetensi, pengembangan karier, perlindungan, dan kesejahteraan tenaga kesehatan;
e.pelaksanaan evaluasi dan pelaporan di bidang perencanaan kebutuhan, pendayagunaan, pelatihan, peningkatan kualifikasi, penilaian kompetensi, pengembangan karier, perlindungan, dan kesejahteraan tenaga kesehatan;
6.pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal;
7.pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Menteri.

Jokowi juga merombak struktur staf ahli Kemenkes. Berikut staf ahli berdasarkan Perpres 18/2021:

1.Staf Ahli Bidang Ekonomi Kesehatan;
2.Staf Ahli Bidang Teknologi Kesehatan;
3.Staf Ahli Bidang Hukum Kesehatan; dan
4.Staf Ahli Bidang Politik dan Globalisasi Kesehatan.

Adapun di Perpres 35/2015 staf ahli terdiri dari:
1.Staf Ahli Bidang Ekonomi Kesehatan;
2.Staf Ahli Bidang Teknologi Kesehatan dan Globalisasi;
3.Staf Ahli Bidang Desentralisasi Kesehatan; dan
4.Staf Ahli Bidang Hukum Kesehatan.

"Pada saat peraturan presiden ini mulai berlaku, Peraturan Presiden Nomor 35 Tahun 2015 tentang Kementerian Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 59) dicabut dan dinyatakan tidak berlaku," demikian bunyi Pasal 49 PP 18/2021.

Simak juga video 'Jokowi Buka Munas APKASI: Bupati Harus Ngerti Target Vaksinasi!':

[Gambas:Video 20detik]



(asp/knv)