Investigasi Pria Takalar Tewas Usai Divaksin COVID Butuh Waktu 7 Hari

Muhammad Taufiqqurrahman - detikNews
Jumat, 26 Mar 2021 13:50 WIB
Ilustrasi jenazah
Foto: Ilustrasi (Thinkstock).
Makassar -

Tim investigasi masih menyelidiki sebab kematian warga Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sulaiman Daeng Tika (50) usai disuntik Vaksin Sinovac. Komite Daerah Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Sulsel akan mengeluarkan hasil investigasinya setelah 7 hari penyelidikan.

"Kesimpulan maksimal 7 hari dari hari pertama investigasi, semoga segera hasilnya (keluar)," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel dr Nurul AR saat dikonfirmasi, Jumat (26/3/2021).

Hasil invesitigasi KIPI daerah ini nantinya akan diserahkan ke KIPI Pusat. Menurutnya, Kasus kematian Daeg Tika saat ini masih dalam penyelidikan KIPI daerah terkait penyebab kematian karyawan PLN itu.

"Selanjutnya nanti akan ada audit bersama dengan KIPI Pusat," tuturnya.

Nurul sebelumnya membantah isu yang menyebutkan Sinovac yang digunakan telah masuk masa kedaluwarsa. Ada kemungkinan penyebab meninggalnya Sulaiman berkaitan dengan penyakit bawaan atau komorbid. Namun itu harus dipastikan oleh tim independen.

"Expired multidose-nya masih lama. Semua kemungkinan bisa (komorbid), ada hubungan atau tidak dengan vaksin kita tunggu laporan hasil investigasi Tim Independen," kata Nurul.

Dia mengatakan Sulaiman disuntik dengan vaksin Sinovac "Sulsel semuanya Sinovac," ujarnya singkat.

Sementara itu, Satgas COVID-19 meminta semua pihak menunggu hasil pemeriksaan lengkap terkait hal itu.
"Tunggu saja hasil pemeriksaan lengkap tentang kejadian tersebut," kata juru bicara Satgas COVID-19, Wiku Adisasmito.

Wiku menyebut selama ini tidak pernah ada kendala terkait vaksinasi Sinovac yang dilakukan di Indonesia. Karena itu, dia meminta semua pihak menunggu investigasi yang sedang dilakukan dinas kesehatan Sulsel.

Simak juga video 'Menkes akan Keluarkan Kebijakan Baru Mengenai Pendamping Lansia':

[Gambas:Video 20detik]



(tfq/nvl)