1 Juta Lebih Peserta Prakerja Pilih GoPay buat Insentif, Ini Alasannya

Nurcholis Maarif - detikNews
Kamis, 25 Mar 2021 14:14 WIB
Kartu Prakerja
Foto: Kartu Prakerja (M Fakhri Aprizal/Tim Infografis)
Jakarta -

Pemerintah telah membuka program kartu prakerja gelombang 16. Hal ini merupakan kelanjutan dari penutupan kartu prakerja gelombang 15 yang baru ditutup pada Minggu kemarin dan hasilnya diumumkan kemarin.

Peserta yang lolos verifikasi akan diminta memilih pelatihan dari berbagai aplikator yang menjadi mitra kerja program kartu prakerja. Lewat skema nontunai, program ini sekaligus dapat menjangkau para pelaku sektor informal yang tidak memiliki rekening bank sebelumnya.

Saat ini ada lebih dari 1,5 juta peserta Prakerja yang memilih GoPay untuk menyalurkan insentif. Teknologi GoPay membantu penyaluran insentif lebih efektif, aman dan transparan sekaligus menjadi gerbang bagi masyarakat untuk terbiasa bertransaksi nontunai.

Samilah (45) merupakan satu dari jutaan penerima manfaat program Kartu Prakerja yang memilih GoPay untuk menerima insentifnya. Ibu dua anak asal Lampung Tengah ini mengaku sangat terbantu dengan pelatihan dan insentif yang diberikan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk untuk membeli perlengkapan usaha menjahitnya yang turut terdampak selama pandemi.

Ia mengaku memilih GoPay untuk penyaluran insentif lantaran proses verifikasi akun yang mudah dan cepat. Verifikasi akun merupakan syarat utama untuk dapat menerima insentif. Kemudahan yang dirasakannya menginspirasi Samilah untuk mengajak orang-orang di lingkungannya untuk menggunakan GoPay untuk Prakerja.

"Saya orang yang pertama kali dapet insentif pakai GoPay di kampung saya. Makanya saya rekomendasikan ke tetangga-tetangga yang mau daftar prakerja untuk pakai GoPay saja, karena proses daftarnya gampang dan lancar," ujar Samilah dalam keterangan tertulis, Selasa (23/3/2021).

Teknologi GoPay membantu penyaluran insentif lebih efektif, aman dan transparan sekaligus menjadi gerbang bagi masyarakat untuk terbiasa bertransaksi nontunai.Samilah (Foto: GoPay)

Hal yang sama dialami Rangga Purnama (20), peserta Kartu Prakerja asal Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Sebelumnya, Rangga bekerja di perusahaan percetakan swasta sebagai editor video lepasan. Sejak pandemi, pemasukannya berkurang drastis. Ia berinovasi untuk berjuang dengan menjual karya desainnya di toko bingkai dan dipasarkan secara online.

Ia memilih GoPay karena sejak awal sudah familiar dengan kepraktisannya untuk membayar berbagai kebutuhan. "Saya pilih GoPay soalnya mudah, aman dan legalitasnya juga jelas. Penarikan uangnya juga cepat, jadi saya bisa langsung pakai untuk apa saja, sisanya saya pakai untuk modal usaha," kata Rangga.

Teknologi GoPay membantu penyaluran insentif lebih efektif, aman dan transparan sekaligus menjadi gerbang bagi masyarakat untuk terbiasa bertransaksi nontunai. Foto: Gopay

Di lain pihak, GoPay berupaya membantu upaya pemerintah untuk menanggulangi dampak COVID-19 untuk masyarakat.

"Sebagai perusahaan fintek anak bangsa,GoPay siap mendukung upaya Pemerintah dalam membantu masyarakat yangterdampakpandemiCOVID-19 bisa bangkit kembali," ujarFibriyaniElastria, Head of MarketingGoPay.

"Lewat inisiatif GoPay untuk Prakerja, kami memastikan layanan upgrade akun ke GoPay Plus yang mudah dan cepat dalam kurun waktu kurang dari 1x24 jam. Syaratnya, peserta wajib mengunggah foto e-KTP asli yang terlihat dan terbaca dengan jelas," pungkasnya.

Dengan GoPay, masyarakat juga bisa memanfaatkan promo spesial khusus peserta Prakerja untuk pembelian berbagai kebutuhan harian, membeli pulsa dan paket data, hingga berbelanja online maupun toko fisik.

Promo ini berlaku bagi para penerima insentif Prakerja di tahun 2021, yakni peserta yang lolos di gelombang 12 hingga gelombang 16. Informasi selengkapnya mengenai promo GoPay untuk peserta prakerja dapat dilihat melalui link gpy.id/promoprakerja.

(ega/ega)