KNKT Sudah Minta Riwayat Perawatan Pesawat Trigana Air Tergelincir di Halim

Kadek Melda L - detikNews
Rabu, 24 Mar 2021 15:42 WIB
Pesawat Trigana Air tergelincir di Bandara Halim Perdanakusuma
Pesawat Trigana Air tergelincir di Bandara Halim Perdanakusuma. (Istimewa)
Jakarta -

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah meminta riwayat perawatan pesawat kargo Trigana Air tergelincir di landasan pacu Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Riwayat perawatan pesawat diperlukan untuk mengetahui ada-tidaknya permasalahan sebelumnya.

"Jadi data-data perawatan pesawat sebelumnya sudah kita minta, tetapi belum diberikan. Jadi nanti kalau sudah ada akan kita lihat ke sana apakah pernah ada masalah sebelumnya. Tapi saya belum tahu," kata Kepala Sub-Komite Investigasi Keselamatan Penerbangan KNKT Kapten Nurcahyo Utomo saat dihubungi, Rabu (24/3/2021).

Nurcahyo menyampaikan pihaknya belum sempat melihat catatan riwayat perawatan pesawat. Sebab, kata Nurcahyo, usai peristiwa itu, semua pihak sibuk mengurusi evakuasi badan pesawat.

"Saya juga belum lihat catatan karena semua masih sibuk, bandar udara masih sibuk ngurusin pindah pesawat, Trigana masih sibuk dengan urusan segala macam," ujarnya.

Nurcahyo menuturkan pihaknya sudah mengambil black box pesawat. Saat ini flight data recorder (FDR) pesawat sedang dalam proses transfer data untuk dapat dilihat kecepatan hingga ketinggian pesawat saat itu.

"Black box sudah di-download, itu (FDR) keluarnya masih data tabulasi jadi masih 01-01 bahasa komputer. Ini sedang kita transfer untuk menjadi angka yang kita bisa lihat ini apa sih, nah kalau itu sudah ketemu angkanya kecepatan berapa ketinggian berapa baru kita bisa lihat apa yang mau kita dalami. Nah sekarang prosesnya masih sedang tahap untuk mengubah data tabulasi menjadi data yang bisa kita pahami," tuturnya.

Nurcahyo mengatakan terdapat rekaman suara interaksi pilot dengan ATC dalam cockpit voice recorder (CVR). Rekaman itu berdurasi 30 menit. Namun Nurcahyo belum mengetahui jelas apa saja isi percakapan tersebut.

"CVR-nya masih dalam proses, itu sudah di-download, sudah ketahuan ada suaranya, tapi belum didengerin karena masih kresek-kresek, jadi nanti difilter lebih dibersihin, saya juga belum dengar. Yang saya tahu rekamannya ada 30 menit, itu mulainya katanya dari pilot melaporkan kerusakan ke tower ke ATC, mulai dari situ sampai akhir penerbangan itu yang terekam di CVR tapi saya sendiri juga belum mendengarkan isinya apa secara detail karena sekarang masih proses filtering," ucapnya.

Baca selengkapnya di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2