Investigasi Trigana Air Tergilincir, KNKT Bakal Minta Keterangan Pilot-ATC

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Rabu, 24 Mar 2021 14:04 WIB
Proses evakuasi pesawat Trigana Air PK-YSF yang tergelincir di Bandara Halim Perdanakusuma, Jaktim (Azhar Bagas/detikcom)
Proses evakuasi pesawat Trigana Air PK-YSF yang tergelincir di Bandara Halim Perdanakusuma, Jaktim. (Azhar Bagas/detikcom)
Jakarta -

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan memanggil pilot hingga pihak air traffic control (ATC) terkait pesawat kargo Trigana Air tergelincir di Bandara Halim Perdanakusuma. Pilot hingga petugas ATC bakal dimintai keterangan soal peristiwa itu.

"Jadi orang-orang yang kita wawancara termasuk ATC, petugas pemadam yang melihat waktu mendarat seperti apa, itu semua akan kita wawancara, pilotnya juga akan diwawancara, tapi belum, mungkin akan diwawancara nanti," kata Kepala Sub-komite Investigasi Keselamatan Penerbangan KNKT Kapten Nurcahyo Utomo kepada wartawan, Rabu (24/3/2021).

"Tapi nanti itu akan masuk data buat kita. Jadi ada saksi, ada data dokumen, ada FDR, rekaman pembicaraan dengan ATC, itu semua akan kita dalami," lanjutnya.

Nurcahyo belum memastikan kapan proses investigasi selesai. Dia menyebut KNKT harus melakukan pendalaman dan mencari data lain terkait peristiwa itu.

"Masih panjang lah (proses investigasi) nanti tergantung, kalau mesinnya yang masalah, masalahnya di bagian mana kita harus teliti lebih lanjut, ya bisa panjang. Sementara saya belum tahu juga karena masih sedikit data yang kita punya sehingga kita belum bisa memprediksi banyak. Masih kumpulin data semua, sekarang tahapnya masih kumpulin data," ujarnya.

Nurcahyo mengatakan pihaknya juga melibatkan National Transportasi Safety Board (NTSB) selaku produsen asal pesawat dalam proses investigasi. NTSB kata Nurcahyo, sudah menunjuk satu orang perwakilan untuk ikut menginvestigasi penyebab kecelakaan.

"Ketentuan internasional bahwa setiap kecelakaan, negara yang membuat pesawat berhak untuk ikut di dalam investigasi. Kita sudah kasih tahu NTSB mereka sudah menunjuk satu orang di investigasi ini, tapi mereka tidak ke sini, jadi kerja sama tetap dari Amerika, nanti dokumennya kita share dengan mereka," ujarnya.

Sebelumnya, pesawat kargo Trigana Air PK-YSF tergelincir di landasan pacu Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (20/3). Akibat peristiwa tersebut, penerbangan sipil dialihkan sementara ke Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Badan pesawat telah dievakuasi dan penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma telah kembali normal.

(haf/haf)