Wamenhan Bicara Komponen Cadangan: Bangun Angkatan Bersenjata Biayanya Mahal

Rahmat Fathan - detikNews
Rabu, 24 Mar 2021 12:55 WIB
Wamenhan M Herindra
Wamenhan M Herindra (Dok. Kemhan)

Kembali ke pernyataan Herindra. Dia juga menjelaskan soal kompleksitas ancaman terhadap pertahanan negara. Kini, kata Herindra, ancaman tak lagi didominasi militer.

"Ancaman dan tantangan tak lagi didominasi oleh ancaman militer, tetapi juga ancaman nonmiliter. Kompleksitas ancaman inilah yang perlu dipahami dan dimengerti kita semua sebagai bagian dari unsur pertahanan negara," ujar Herindra.

Menurutnya, setiap individu yang ada merupakan unsur pertahanan negara. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran hak dan kewajiban dari setiap warga negara sesuai dengan profesi masing-masing.

"Kesadaran bela negara setiap warga negara inilah yang menjadi modal sosial sekaligus daya tangkal bangsa sehingga setiap warga negara memiliki kesiapsiagaan, baik dalam menghadapi ancaman nonmiliter maupun apabila suatu saat nanti menghadapi ancaman militer," ucapnya.

Secara konstitusional, kata Herindra, pelaksanaan Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN) juga telah dikuatkan melalui PP Nomor 3 Tahun 2021 tentang Pedoman Pelaksanaan UU Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional (PSDN). Kemudian, hak dan kewajiban bela negara juga diatur dalam UU Nomor 3 Tahun 2002 Pasal 9 serta UUD 1945 Pasal 27 ayat 3.

"Dari berbagai ketentuan tersebut, dapat dipahami bela negara merupakan hak dan kewajiban konstitusional setiap warga negara Indonesia yang tak bisa ditawar lagi," kata Herindra.

Dalam kesempatan ini, Wamenhan membuka kegiatan Rembuk Nasional Bela Negara Tahun 2021. Acara yang akan diikuti 208 peserta ini dilaksanakan selama dua hari, yakni pada Rabu dan Kamis, 24-25 Maret 2021.

Adapun kegiatan ini bertemakan 'Menyatukan persepsi dan optimalisasi program nasional bela negara dan sinkronisasi program kebijakan PKBN secara masif dan berkesinambungan'. Herindra lantas berharap persepsi bela negara dapat terbangun dalam kegiatan ini.


(knv/hri)