Wapres Ma'ruf Minta Warga Optimis Hadapi Pandemi: Tingkatkan Ikhtiar Batiniah

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 19 Mar 2021 01:22 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin
Foto: Wapres Ma'ruf Amin (dok. Setwapres)
Jakarta -

Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin meminta masyarakat tidak pesimis dalam menghadapi pandemi COVID-19 yang saat ini masih melanda. Ma'ruf berharap masyarakat memupuk optimisme dengan ikhtiar batiniah melalui peningkatan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

"Keimanan dan ketakwaan adalah energi ruhaniah yang senantiasa memberi harapan dan optimisme agar musibah global ini segera diangkat Allah dari muka bumi," kata Ma'ruf Amin, dalam sambutannya, di acara Doa Kebangsaan Lintas Agama, secara daring, Kamis (18/03/2021).

Sejauh ini, Ma'ruf menyebut pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi pandemi Covid-19. Bahkan total anggaran yang telah direalokasi untuk penanganan pandemi yakni Rp 695 triliun.

"Pada tahun 2020 pemerintah telah menyediakan tidak kurang 695 triliun rupiah untuk penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi. Untuk tahun 2021 pemerintah mengalokasikan Rp 699 triliun. Lebih dari separuh alokasi dana tersebut diperuntukkan bagi bantuan sosial rumah tangga dan bantuan untuk usaha mikro dan kecil," ujarnya.

Lalu di bidang kesehatan, lanjut Ma'ruf, pemerintah juga telah menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di tingkat mikro. Serta program 3 T yang juga digalakkan dalam penanganan pandemi.

"Penerapan protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak (3M) yang disertai dengan menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas (juga digalakkan)," ucapnya.

"Langkah terakhir yang sedang dilakukan adalah vaksinasi massal dengan target 70 persen dari populasi atau sekitar 181,5 juta penduduk untuk membangun kekebalan komunitas (herd immunity). Program ini diharapkan selesai dalam waktu 1,5 tahun," sambung Ma'ruf.

Ma'ruf mengatakan bukan cuma upaya yang dibutuhkan untuk menangani pandemi. Tapi, menurutnya harus juga disertai dengan ikhtiar batiniah melalui doa dan permohonan kepada Dzat Yang Maha Mulia, Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT.

"Melalui doa kepada Allah kita berharap akan memperoleh berkat dan rahmat-Nya. Seberat apapun tantangan yang dihadapi jika bangsa ini memperoleh berkat dan rahmat Allah SWT akan berhasil mengatasinya," ujarnya.

"Oleh karena itu, acara Doa Kebangsaan Lintas Agama ini diharapkan juga akan memperoleh berkah dan rahmat Allah sehingga bangsa ini dapat keluar dari musibah pandemi Covid-19 dan segala dampaknya serta bencana lainnya," tutup Ma'ruf.

(eva/eva)