Banjir hingga Tanah Longsor Terjang Kabupaten Sukabumi Jabar

Syahdan Alamsyah - detikNews
Kamis, 18 Mar 2021 23:48 WIB
Ilustrasi longsor (Andhika-detikcom)
Ilustrasi Longsor (Andhika/detikcom)
Jakarta -

Intensitas hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengakibatkan banjir dan longsor di sejumlah lokasi. Ada 3 daerah yang terkena dampak, salah satunya Kecamatan Cicurug.

"Informasi sementara yang kami peroleh dari petugas P2BK di tiap kecamatan, bencana terjadi di wilayah Kecamatan Cicurug, Jampang Tengah Cidahu, dan Sagaranten," kata Plt Kepala BPBD Kabupaten Sukabumi Anita Mulyani kepada detikcom, Kamis (18/3/2021).

Anita menjabarkan, longsor terjadi di Kampung Tenjolaya, RT 001 RW 007, Desa Cisaat, Kecamatan Cicurug. Akses jalan desa tertimbun longsor.

"Kronologinya, hujan dengan intensitas cukup tinggi dan lama hingga terjadi tanah longsor yang mengakibatkan jalan desa tertimbun longsor. Untuk kerugian materi masih dalam pendataan," ujar Anita.

Adapun angin kencang terjadi Kampung Tegaldatar RT 004 RW 001, Desa Bantaragung, Kecamatan Jampangtengah. Anita memastikan tidak ada korban jiwa, namun 1 rumah warga rusak berat.

"Nilai kerugian diperkirakan mencapai Rp 15 juta. Angin kencang disertai hujan dengan intensitas cukup tinggi dan lama yang mengakibatkan pohon tumbang hingga menimpa 1 unit rumah. Pohon yang tumbang sudah dievakuasi dan korban terdampak sementara mengungsi di rumah saudara terdekat," sebut Anita.

Banjir terjadi di Kampung Salagadog RT 002 RW 005, Desa Jayabakti, Kecamatan Cidahu. Tidak ada korban jiwa, namun satu rumah terdampak.

"Kondisi air saat ini sudah mulai surut," ungkap Anita.

Selain itu, banjir dan tanah longsor tersebar di Kampung Babakananyar RT 006 RW 005, Kampung Talaga RT 004 RW 004, Desa Pasanggrahan; Kampung Ciketa RT 006 RW 002, Desa Gunungbentang; Kampung Cimangir RT 002 RW 001, Desa Pasanggrahan; dan Kampung Cisarua RT RW 003 RW 001, Desa Sagaranten, Kecamatan Sagaranten.

"Empat unit rumah terancam terbawa dan tertimbun longsor dan TPT Sekolah Dasar terbawa longsor dan beberapa unit rumah terendam banjir. Kerugian materiil masih dalam pendataan," tutur Anita.

"Di sejumlah lokasi bencana tersebut, petugas BPBD dibantu Babinsa TNI, Bhabinkantibmas Polri, instansi terkait, pemdes setempat, Satgas PB BPBD dan P2BK melakukan asesmen ke lokasi kejadian bencana," pungkasnya.

(zak/zak)