Berkabut, Kualitas Udara Jakarta Terburuk Ke-3 di Dunia Versi IQAir

Haris Fadhil - detikNews
Kamis, 18 Mar 2021 13:47 WIB
Kabut menutupi gedung-gedung tinggi di Jakarta (Andhika-detikcom)
Kabut menutupi gedung-gedung tinggi di Jakarta. (Andhika/detikcom)
Jakarta -

Kabut terlihat menyelimuti Jakarta setelah diguyur hujan siang ini. Bagaimana kualitas udara di Jakarta?

Pantauan detikcom di Mampang Prapatan, Jaksel, Kamis (18/3/2021), kabut terlihat menyelimuti langit Jakarta. Gedung-gedung tinggi di kawasan Jaksel terlihat tertutup kabut.

Selain di Jaksel, kabut terlihat menutupi kawasan Sudirman, Jakpus. Gedung-gedung tinggi terlihat tertutup kabut sehingga tidak terlihat jelas.

Berdasarkan data dari situs IQAir, kualitas udara Jakarta berada pada posisi nomor 3 paling buruk di dunia. Peringkat tersebut berdasarkan data kualitas udara Jakarta pukul 13.00 WIB.

Dilihat dari situs IQAir, kualitas udara di Jakarta dinyatakan tidak sehat dengan indeks AQI berada pada angkat 173. Makin tinggi AQI, makin tidak sehat kualitas udara. Polutan utama PM 2,5 di Jakarta disebut berada pada konsentrasi 97.9 µg/m³.

Kabut menutupi gedung-gedung tinggi di Jaksel (Herianto-detikcom)Kabut menutupi gedung-gedung tinggi di Jaksel. (Herianto/detikcom)

Data di AQAir ini disebut bersumber dari 13 kontributor. Antara lain stasiun BMKG dan stasiun milik US Department of State (Kedubes AS) yang ada di Jakarta.

Warga diminta menggunakan masker di luar rumah. Selain itu, warga dianjurkan menutup jendela agar udara kotor tidak langsung masuk ke rumah.

Kualitas udara Jakarta berada di nomor 3 terburuk di dunia di bawah Mumbai dan Dhaka. Di bawah Jakarta, ada New Delhi dan Chiang Mai, yang ada di posisi 4 dan 5 kualitas udara terburuk di dunia.

Simak juga Video: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini

[Gambas:Video 20detik]



(haf/hri)