Sumsel Diklaim Beri Ruang Luas bagi Perempuan soal Kesetaraan Gender

Nurcholis Maarif - detikNews
Senin, 15 Mar 2021 20:48 WIB
Gubernur Sumsel Herman Deru
Foto: dok. Pemprov Sumsel
Jakarta -

Gubernur Provinsi Sumatera Selatan Herman Deru mengklaim Provinsi Sumsel telah memberikan ruang yang cukup besar bagi kaum perempuan sebagai bentuk upaya mewujudkan kesetaraan gender. Tak hanya dalam bidang karier Aparatur Sipil Negara (ASN) saja, peran perempuan di Sumsel terbilang cukup besar, termasuk dalam bidang politik.

Beberapa posisi strategis dalam bidang politik diisi kaum hawa. Seperti halnya Ketua DPRD Sumsel yang merupakan seorang wanita, bahkan di tingkat kepala daerah (bupati dan wakil bupati Musi Rawas) juga pasangan wanita. Ini menunjukkan kesetaraan gender di Sumsel sudah cukup tinggi.

"Sumsel telah memberikan ruang yang begitu luas bagi perempuan, dalam berbagai bidang, baik politik, karier ASN hingga bidang lainnya. Ini tidak lain bagian dari upaya kita mewujudkan kesetaraan gender di Sumsel," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Senin (15/3/2021).

Hal itu diungkapkannya saat sambutan acara verifikasi lapangan Penganugerahan Penghargaan Parahita Ekapraya (APE) 2020 secara virtual di Command Center hari ini.

Menurut Herman Deru, tagline Sumsel Maju Untuk Semua tidak mengesampingkan ras, suku, agama dan gender. Pihaknya telah memberikan ruang bagi perempuan untuk berperan dalam semua aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Sumsel tidak pernah mempermasalahkan kesetaraan gender. Tentu ini tidak lepas dari pembinaan yang diberikan Kementerian, level Provinsi, Kabupaten/kota, kecamatan hingga desa," ucapnya.

Di sisi lain, Herman mengatakan pemerintah berperan sebagai stabilizer terhadap kesetaraan gender. Kesetaraan yang dimaksud betul-betul memberikan peluang dalam berbagai kegiatan tertentu.

"Kita menyambut baik kegiatan ini. Kita berharap tahun depan acara seperti ini bisa dilakukan secara tatap muka," harapnya.

Sementara itu, Staf Ahli Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI Bidang Komunikasi Pembangunan, Ratna Susianawati mengatakan pelaksanaan verifikasi sendiri dilakukan secara virtual karena masih dalam pandemi COVID-19.

"Harapan kita, tidak mengurangi semangat dan komitmen semua pihak. Menjadi pemicu percepatan pelaksanaan berbagai program kesetaraan gender," ungkapnya.

Ia menyebut pihaknya berharap perempuan menjadi bagian penting dalam sistem pelaksanaan pembangunan nasional. Masalah kesetaraan gender menjadi solusi dalam pembangunan.

"Keberhasilannya adalah kerja semua pihak. Dalam kegiatan ini dilakukan sharing, validasi dan bertukar pikiran, sehingga menjadi semangat dan motivasi bagi Sumsel dalam mewujudkan kesetaraan gender lebih baik lagi," tandasnya.

Lihat juga Video: Perempuan Disebut Lebih Banyak Terdampak Pandemi COVID-19

[Gambas:Video 20detik]



(prf/ega)