Ketua Komisi VIII Ingin Vaksinasi Calon Jemaah Haji Khusus seperti Lansia

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Senin, 15 Mar 2021 15:23 WIB
Ketua Komisi VIII DPR, Yandri Susanto (Rahel Narda/detikcom)
Foto: Ketua Komisi VIII DPR, Yandri Susanto (Rahel Narda/detikcom)
Jakarta -

Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto menginginkan vaksinasi COVID-19 calon jemaah haji berbeda dengan vaksinasi masyarakat yang bukan calon jemaah haji. Yandri ingin vaksinasi COVID-19 calon jemaah haji digelar khusus seperti vaksinasi para lansia.

"Ini saya ingatkan dulu ke Kemenkes. Apa mungkin seluruh calon jemaah haji yang sudah lunas itu secara khusus berbeda perlakuan dengan target nasional pak, seperti kelompok lanjut usia dan kelompok rentan tadi pak. Artinya khusus memang," kata Yandri dalam rapat Komisi VIII DPR bersama Menteri Agama, Kemenkes, dan Kemenhub, di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (15/3/2021).

Yandri mengingatkan bahwa waktu pelaksanaan ibadah haji tidak bisa diubah. Karena itu harus dipastikan calon jemaah sudah divaksin sebelum berangkat haji.

"Karena haji ini punya waktu khusus dan tidak bisa dimajukan pak. Apa mungkin ada perlakuan khusus vaksin ini pada calon jemaah haji, pak, secara serentak atau targetnya berbeda dengan target nasional, pak," ucapnya.

"Jadi ada pencanangan atau MoU atau surat keputusan bersama antara Menteri Agama dan Menteri Kesehatan untuk vaksinasi khusus calon jemaah haji akan berangkat," sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Wastam menanyakan proses status vaksinasi bagi calon jemaah haji yang sudah pernah terpapar COVID-19. Ia meminta Kemenkes memikirkan prosesi tersebut.

"Bagi calon anggota haji, calon jemaah haji yang sudah pernah kena COVID, ini kan, saat ini untuk orang yang kena COVID kan tidak perlu divaksin, bahkan sementara dilarang vaksin. Bagaimana penanganannya nanti untuk selanjutnya," ujarnya.

Tanggapan Kemenkes ada di halaman berikutnya.

Simak Video "Kemenkes: Mei 2021, Calon Jemaah Haji Selesai Divaksinasi Covid-19":

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2