KLHK Tanam 150 Batang Pohon di Persemaian Modern Rumpin, Bogor

Angga Laraspati - detikNews
Minggu, 14 Mar 2021 10:42 WIB
KLHK
Foto: KLHK
Jakarta -

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya bersama Wamen, Alue Dohong melakukan penanaman pohon di lokasi pembangunan Pusat Persemaian Modern Rumpin, Bogor. Setidaknya ada 150 batang pohon yang ditanam pada kegiatan ini mulai dari pohon manggis hingga eboni.

Dalam acara yang digelar, Sabtu (13/3) kemarin, Siti menyampaikan lokasi penanaman pohon di Rumpin memiliki cita-cita nasional sebagai role model pemulihan lingkungan melalui rehabilitasi hutan dan lahan (RHL).

Nantinya, persemaian modern seperti yang ada di Rumpin akan mampu menyediakan bibit dengan skala besar dan dapat dimanfaatkan untuk pemulihan lingkungan pada lahan kritis.

"Menanam pohon bersama di Rumpin, menandakan adanya kepekaan rimbawan akan kebutuhan saat ini untuk senantiasa membangun seraya memperbaiki dan menjaga lingkungan. Rumpin menjadi salah satu titik pangkal untuk upaya pemulihan lingkungan secara nasional," ungkap Siti dalam keterangan tertulis, Minggu (14/3/2021).

Sejak tahun 2019, pemerintah memang telah melakukan langkah korektif dalam hal pemulihan lingkungan. Keberadaan pusat-pusat persemaian dengan pola kebun bibit rakyat, kebun bibit desa, dan persemaian permanen yang ada sangat terbatas.

Dibandingkan dengan kebutuhan bibit untuk mengatasi kerusakan lingkungan, jumlah pusat-pusat persemaian tersebut tidaklah banyak. Hal tersebut menjadi dasar pemerintah membangun persemaian berskala besar di beberapa wilayah.

Pembangunan persemaian berskala besar dilakukan secara terpadu meliputi pembangunan fisik produksi bibit, didukung oleh kebijakan kelembagaan sebagai persemaian nasional bahkan internasional, manajemen persemaian serta peningkatan sumber daya manusia ahli benih dan bibit tanaman hutan.

Lebih lanjut, Siti juga tak lupa memberikan apresiasi kepada parajajarannya yang telah bekerja keras dalam mengatasi persoalan di masyarakat, terlebih dalam kondisipandemiCOVID-19.

Ia mengatakan dalam peringatan Hari Bakti Rimbawan ke-38 yang paling penting adalah bagaimana mengaktualisasikan jati diri rimbawan yaitu jujur, tanggung jawab, disiplin, ikhlas, visioner, adil, peduli, kerjasama dan profesional.

"Saya berterima kasih atas kepedulian dan kepekaan para pejabat di KLHK dalam mengatasi permasalahan yg terjadi masyarakat. Kepekaan ini harus kita perdalam lagi, karena masyarakat ingin lebih diperhatikan lagi," tegas Siti.

Sementara itu, Staf Ahli Menteri LHK bidang Hubungan Antar Lembaga Pusat dan Daerah, yang juga Ketua Panitia Hari Bakti Rimbawan tahun 2021, Winarni Monoarfa dalam laporannya menyampaikan penanaman kali ini termasuk dalam peringatan Hari Bakti Rimbawan yang ke-38 ini.

Adapun jenis pohon yang ditanam pada kegiatan ini antara lain adalah pohon manggis, sawo, durian, kemang campolay, namnam, damar, kayu manis, mindi, menteng, gandaria, dan eboni dengan total yang ditanam sebanyak 150 batang.

"Penanaman pohon dimaksudkan untuk membangkitkan semangat, motivasi dan membudayakan para rimbawan, untuk terus berbakti menjaga lingkungannya," terang Winarni.

Winarni juga menyampaikan, Tema Hari Bakti Rimbawan tahun 2021 adalah 'Terus Berbakti Di Tengah Pandemi Untuk Lingkungan Dan Hutan Lestari'.

Tema tersebut menggambarkan meskipun sedang dilanda Pandemi COVID-19, tidak membatasi para Rimbawan untuk terus bekerja, berbakti dalam menyukseskan pembangunan, meningkatkan kesejahteraan rakyat, sekaligus memastikan lingkungan dan kehutanan tetap lestari.

Sebagai informasi, pada kegiatan tersebut Siti Nurbaya juga didampingi oleh Pejabat Pimpinan Tinggi lingkup Kementerian LHK.

Simak Video: KKP Tanam Mangrove Seluas 168 Hektare di Banten

[Gambas:Video 20detik]



(ega/ega)