Round-Up

Konflik Demokrat: Air Mata Darmizal Dianggap Drama Korea Semata

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 11 Mar 2021 05:26 WIB
Darmizal menangis (Kadek-detikcom)
Foto: Darmizal menangis (Kadek-detikcom)

Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani, membantah adanya tim buser seperti yang dikatakan Darmizal. Tim buser dinilai hanya khayalan Darmizal semata.

"Menanggapi pernyataan Darmizal yang mengaku sebagai Tim Buser saat kongres ke-4 Partai Demokrat di Surabaya, kami tegaskan bahwa itu informasi yang mengada-ada dan manipulatif. Tak ada istilah Tim Buser. Tak pernah dibentuk tim seperti itu untuk memastikan kembali terpilihnya Pak SBY secara aklamasi," tegas Kamhar.

Siapa sih Darmizal? Kamhar menyebutnya sebagai mantan kader yang merasa besar, padahal tidak ada 'apa-apanya'.

"Model-model kader seperti Darmizal dkk yang tergabung pada kelompok GPK PD adalah model kader yang merasa besar padahal 'nothing'. Jangankan kader Partai Demokrat yang tahu betul tentang sepak terjang gerombolan GPK PD ini ketika Partai Demokrat berkuasa kala Pak SBY menjabat Presiden dua periode mereka adalah kelompok penikmat. Publik pun bisa memahami bahwa mereka adalah orang-orang yang tertolong dan diuntungkan ketika SBY menjabat sebagai Presiden," tutur Kamhar.

Darmizal merupakan salah seorang yang vokal sejak awal rencana gelaran KLB Demokrat. Di awal-awal wacana KLB, Darmizal disebut-sebut hadir dalam pertemuan dengan Moeldoko.

Darmizal merupakan salah seorang kader yang dipecat oleh Partai Demokrat. Dia adalah orang yang menelepon Moeldoko usai ditetapkan sebagai Ketum PD versi KLB.


(zak/maa)