HUT Ke-24, Ini Berbagai Capaian Kota Bekasi

Inkana Putri - detikNews
Rabu, 10 Mar 2021 21:44 WIB
DPRD Kota Bekasi
Foto: DPRD Kota Bekasi
Jakarta -

Memperingati hari ulang tahun ke-24, DPRD Kota Bekasi menggelar Rapat paripurna Istimewa HUT Kota Bekasi ke-24 di DPRD Kota Bekasi hari ini. Adapun rapat tersebut digelar dalam rangka membahas program serta capaian yang telah diraih Kota Bekasi.

Ketua DPRD Bekasi Chairoman J. Putro menyampaikan selama 24 tahun berdiri, Kota Bekasi telah meraih berbagai capaian. Menurutnya, hal ini telah diwujudkan melalui pembangunan yang berorientasi bagi kepentingan masyarakat.

"Pada 10 Maret 1997, Kota Bekasi lahir hingga saat ini memasuki usia yang ke-24. Kota Bekasi telah memajukan berbagai faktor kehidupan masyarakat. Dengan pembangunan yang berorientasi berkepentingan masyarakat kini mulai dirasakan masyarakat. Dan berbagai perubahan yang dicapai sejalan dengan visi Bekasi yang cerdas, kreatif, maju dan senantiasa menempatkan masyarakat sebagai tujuan akhir dalam pelayanan publik," ujarnya dalam Rapat Paripurna HUT Kota Bekasi ke-24 di DPRD Kota Bekasi, Rabu (10/3/2021).

Sementara itu, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menyampaikan dalam peringatan HUT kali ini, Kota Bekasi mengambil tema 'Kesejahteraan Masyarakat dapat Diwujudkan Sejalan dengan Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi Kreatif'.

Menurutnya, tema tersebut sejalan dengan program pembangunan Kota Bekasi serta upaya Pemkot Bekasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dalam mengendalikan pandemi COVID-19

"Tema ini relevan dengan tahapan pembangunan Kota Bekasi tahun 2021 yaitu peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kapasitas pelaku ekonomi dan tahapan pembangunan 2022 yaitu peningkatan nilai tambah dan daya saing perekonomian melalui pembangunan industri kreatif," katanya.

"Tema kali ini juga relevan dengan komitmen Pemkot Bekasi bersama Forkopimda dalam mengendalikan pandemi COVID-19 yaitu memelihara keseimbangan antara pengendalian pandemi dengan interaksi sosial masyarakat Kota Bekasi," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Rahmat menyampaikan capaian Kota Bekasi dalam mengendalikan pandemi COVID-19. Hingga saat ini, ia menyebut tak ada wilayah di Kota Bekasi yang termasuk ke dalam zona merah.

"Kota Bekasi dari hampir 7.600 RT, kita nggak ada zona merah dan zona oranye. Yang zona kuning masih ada 952 RT. Kalau kita kompilasi dari jumlah (warga) tidak lebih dari 13% dari 2,5 juta warga masyarakat Kota Bekasi," paparnya.

Rahmat mengatakan selama pandemi pihaknya terus berupaya menerapkan 3T (tracing, testing, treatment) di wilayah Kota Bekasi. Dari usaha tersebut, ia menyebut kini grafik kasus COVID-19 di Kota Bekasi terus mengalami penurunan.

"Indikatornya adalah 96% angka kesembuhan yang ada di Kota Bekasi dan 1,296% angka kematian. Kalau kita lihat dari minggu ketiga Februari sampai sekarang, semua kecamatan mengalami penurunan positif rate, ini berkat kerja sama semua," ungkapnya.

Tak hanya soal capaian penurunan kasus COVID-19, Rahmat menjelaskan Kota Bekasi juga dapat mempertahankan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) meski terdampak pandemi. Bahkan, realisasi PAD Kota Bekasi pada tahun 2020 tak jauh berbeda dibanding tahun sebelumnya.

"Pencapaian realisasi PAD pada tahun 2020 sebesar Rp 2,04 triliun di tengah kesulitan dampak ekonomi yang ditimbulkan akibat pandemi COVID-19 relatif mampu dipertahankan jika dibandingkan tahun 2019 dengan total PAD Rp 2,4 triliun," katanya.

Menurutnya, kerja sama Tim Aparatur Perangkat Daerah yang mampu menyesuaikan perubahan rencana pendapatan estimasi menjadi salah satu faktor realisasi tersebut. Hasilnya, realisasi PAD dapat mencapai 97,37% dibandingkan dengan target PAD setelah penyesuaian.

Rahmat menambahkan selama 2020 Kota Bekasi juga mendapat penghargaan dari berbagai kementerian di Indonesia. Adapun hal ini juga menunjukkan seluruh kinerja jajaran pemerintah dan masyarakat Kota Bekasi.

"Kerja keras kita semua untuk memberikan kinerja terbaik dalam beberapa aspek menuai apresiasi pengakuan dan penghargaan patut disampaikan kepada seluruh aparat dan pimpinan DPRD Kota Bekasi. Bahwa ada 20 penghargaan atas kinerja terbaik Kota Bekasi," katanya.

Dari 20 penghargaan tersebut, Rahmat menyebut terdapat 7 kinerja terbaik raihan Kota Bekasi antara lain.

1. Akuntabilitas Kinerja Tahun 2019 dengan kategori B dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
2. Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dengan skor 3,368 dan Status Kinerja Sangat Tinggi berdasarkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada Pemerintah (LPPD) 2018 dan Menteri Dalam Negeri
3. Juara Pertama Inovasi Daerah dalam Tatanan Normal Baru dan Aman COVID-19 untuk sektor pelayanan dalam negeri dari Menteri Dalam Negeri
4. Juara Favorit Inovasi untuk Kota Bekasi
5. Raihan Opini Wajar Tanpa Pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama 5 kali berturut-turut
6. Penghargaan Kota Peduli HAM pada 2019 dari Menkumham
7. Penghargaan Kota Terinovatif Government Award 2020 dari Menteri Dalam Negeri

Terkait capaian ini, Wakil Gubernur Jawa Barat UU Ruzhanul Ulum pun turut mengapresiasi kerja keras para pemimpin Kota Bekasi. Pasalnya, kemajuan Kota Bekasi menjadi salah satu faktor keberhasilan Provinsi Jawa Barat.

Oleh karena itu, ia berharap ke depan sinergi antara Pemprov Jawa Barat dan Pemkot Bekasi dapat terus diperkuat sehingga mewujudkan Jabar Juara Lahir Batin.

"Pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana serta penghargaan yang diterima menunjukkan kecerdasan kepemimpinan. Kemajuan Jawa Barat tidak bisa lepas dari kemajuan kota lain, termasuk Kota Bekasi. Kota Bekasi maju berarti Jawa Barat ikut maju. Kota Bekasi hebat, berarti Jawa Barat ikut hebat," pungkasnya.

Tonton juga Video: Pemalsu Dolar AS di Bekasi Sudah Edarkan Uang Senilai Total Rp 78 M

[Gambas:Video 20detik]



(mul/ega)