Banjir Jayawijaya Papua: 1.289 Rumah Terendam-Ratusan Ternak Babi Hanyut

Antara - detikNews
Selasa, 09 Mar 2021 15:56 WIB
Banjir di Jayawijaya. (Antara/HO-BPBD Jayawijaya Arlin C)
Banjir di Jayawijaya. (Antara/HO-BPBD Jayawijaya Arlin C)
Wamena -

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jayawijaya Provinsi Papua mencatat ribuan kepala keluarga (KK) terdampak banjir telah mengungsi ke dataran tinggi karena rumah mereka tergenang air. Lebih dari 1.200 rumah terendam banjir.

Kepala BPBD Jayawijaya Amsal Wamo mengatakan pihaknya masih mendata kerugian yang dialami masyarakat akibat hujan yang terjadi sepanjang akhir Februari hingga Maret.

"Distrik yang berdampak longsor itu Wollo dan Melagalome," kata di Wamena, Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya, Selasa (9/3/2021) seperti dilansir Antara.

"Sementara distrik yang terendam banjir itu Assolokobal, Walelagama, Libarek, Kurulu, Witawaya, Pisugi, Siepkosi, Hubikiak, Wesaput, Maima, Assotipo, Yalengga, Asologaima, Silokarno Doga, Muliama, Musatfak, Hubikosi, Usil Ombo, Bolakme, Pyramid," tambahnya.

Data sementara yang diperoleh juga menyebutkan sebanyak 1.289 rumah warga, 169 hektare kebun, 6.064 bedeng, serta 145 kolam ikan ikut terendam air.

BPBD mencatat sebanyak 163 ternak babi ikut hanyut terbawa banjir.

"Sesuai arahan pimpinan, kami masih melakukan pendataan lebih dahulu agar kebutuhan masyarakat bisa dihitung. Setelah pendataan selesai kita menunggu instruksi selanjutnya dari pimpinan," katanya.

Hujan juga mengakibatkan 17 jembatan kayu yang menghubungkan beberapa kampung dan distrik terputus.

"Akibat banjir yang terlalu lama hampir sebulan, akhirnya tanaman masyarakat mati semua. Masyarakat mengira banjir ini hanya berlangsung cepat 2-3 hari, namun terlalu lama tergenang air sehingga tidak ada hipere (ubi) yang bisa diselamatkan," katanya.

Lihat juga Video: Banjir Landa Permukiman Warga di Probolinggo, Ketinggian Air 1,5 Meter

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/idh)