Round-Up

Nasib Pemerintahan di OKU Saat Bupati Meninggal dan Wabup Ditahan

Tim detikcom - detikNews
Senin, 08 Mar 2021 23:23 WIB
Pelantikan Johan Anuar sebagai Bupati OKU
Pelantikan Johan Anuar Jadi Wabup OKU (Foto: Dok. Istimewa)
Ogan Komering Ulu -

Nasib roda pemerintahan di Ogan Komering Ulu (OKU) kini menjadi pembahasan. Pasalnya, Bupati OKU Kuryana Aziz meninggal dunia dan wakilnya, Johan Anuar, sedang ditahan dalam kasus dugaan korupsi tanah kuburan.

Kuryana Aziz meninggal dunia pada pagi tadi setelah seminggu sebelumnya dilantik menjadi Bupati OKU. Kuryana meninggal di usia 70 tahun.

"Meninggal dalam perawatan," kata Kabag Humas Pemprov Sumsel, Septriandi Setia Permana, Senin (8/3/2021).

Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Kuryana AzizBupati Ogan Komering Ulu (OKU) Kuryana Aziz meninggal dunia. (Dok Intagram Pemkab OKU)

Sementara itu, pejabat Pemkab OKU yang tak mau disebut namanya membenarkan bahwa Kuryana meninggal dalam perawatan saat terpapar COVID-19. Saat ini, jenazah Kuryana masih berada di RS Charitas.

"Karena COVID-19 kemarin. Kan itu belum ada pulih, meninggal pagi tadi," terangnya.

Pejabat tersebut menyebut Kuryana saat ini masih di RS Charitas. Sesuai protokol COVID-19, Kuryana rencananya langsung dibawa ke Baturaja.

"Masih persiapan di RS. Rencananya mau langsung dibawa ke Baturaja," katanya.

Kuryana dan Johan sebelumnya dilantik oleh Gubernur Herman Deru pada Jumat, (26/2) lalu. Saat pelantikan, Kuryana tak hadir karena positif COVID-19 dan dirawat.

Kuryana hadir pelantikan virtual dari rumah sakit tempatnya dirawat. Sedangkan Johan Anuar hadir langsung saat pelantikan di Griya Agung, Jalan Demang Lebar Daun, Ilir Barat I, meski berstatus tersangka. Namun ia harus kembali ke rumah tahanan setelah selesai pelantikan.

"Wakil Bupati OKU (Johan Anuar) pada posisi masih berhadapan masalah hukum. Setelah ini kita lantik, kita laporkan dengan Mendagri apa tindak lanjutnya," kata Gubernur Herman Deru seusai pelantikan.

Herman Deru berharap Johan Anuar dapat bebas dari masalah dugaan korupsi tanah kuburan sehingga ke depan dapat kembali bekerja bersama Kuryana Aziz.

"Kita beri doalah, mudah-mudahan Pak Johan ini bebas. Kita ini ada praduga tak bersalah, kalau tidak ada wabup ya harus dimusyawarahkan oleh partai pengusung saat pilkada kemarin nanti seperti apa," kata Herman Deru.

Selanjutnya
Halaman
1 2