Saksi Benarkan Pekerja Merokok di Aula Kejagung Sebelum Kebakaran

Muhammad Ilman Nafian - detikNews
Senin, 08 Mar 2021 19:21 WIB
Sidang kebakaran Kejagung (Ilman/detikcom)
Sidang kebakaran Kejagung (Ilman/detikcom)
Jakarta - Jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan dua saksi fakta di persidangan kasus kebakaran gedung Kejaksaan Agung (Kejagung). Dua saksi fakta itu adalah pekerja proyek Imam Sudrajat dan mandor proyek Uti Abdul Munir.

Kedua saksi itu juga merupakan terdakwa. Total, ada 6 terdakwa dalam kasus ini. Uti dan Imam bersaksi untuk 4 terdakwa lainnya.

Di ruang sidang, Imam menjelaskan kepada hakim kebakaran terjadi pada (22/8/2020). Saat itu dia datang pukul 12.30 WIB.

"Datang jam 12.30 WIB, terdakwa sudah ada di sana lengkap," ujar Imam di ruang sidang V PN Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Senin (8/3/2021).

Hakim ketua, Elfian, kemudian menanyakan apakah para terdakwa merokok saat berada di aula lantai 6 yang menjadi titik awal kebakaran gedung Kejagung kepada saksi. "Pernah melihat mereka merokok?" tanya Elfian.

"Pas baru datang melihat mereka merokok, di ruang aula," jawab Imam.

Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) terbakar pada Sabtu (22/8/2020) malam. Seusai api dapat dipadamkan, puing-puing bekas kebakaran pun berserakan di lantai.Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) terbakar pada Sabtu (22/8/2020) malam. Seusai api dapat dipadamkan, puing-puing bekas kebakaran pun berserakan di lantai. (Rengga Sancaya/detikcom)

Imam, yang saat itu bertugas mengerjakan wallpaper, tidak mengetahui secara pasti puntung rokok itu dibuang di mana. Sebab, saat itu dia juga sibuk membongkar wallpaper yang hendak dipasang.

"Saya tidak tahu," kata Imam.

Sementara itu, Uti mengaku tidak melihat secara langsung para terdakwa merokok di lantai 6 gedung Kejagung. Sebab, saat kejadian, dia tidak berada di lokasi.

"Saya waktu itu ada kerjaan di Bogor," ujar Uti.

Diketahui, dalam kasus ini sebanyak enam pekerja proyek didakwa melakukan kelalaian yang mengakibatkan kebakaran. Atas perbuatannya, keenam terdakwa pun didakwa Pasal 188 KUHP juncto 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Simak video 'Gegara Kebakaran, Pekerja Proyek Gedung Kejagung Belum Dibayar':

[Gambas:Video 20detik]



(man/isa)