Panik Dikejar Polisi, 2 Pengedar Sabu di Kaltim Ditangkap Usai Kecelakaan

M Budi Kurniawan - detikNews
Senin, 08 Mar 2021 18:22 WIB
Barang bukti sabu dari dua pengedar narkotika yang ditangkap Polsek Samarinda Ulu (dok Polsek Samarinda Hulu)
Foto: Barang bukti sabu dari dua pengedar narkotika yang ditangkap Polsek Samarinda Ulu (dok Polsek Samarinda Hulu)
Samarinda -

Dua pengedar narkoba asal Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), Sumardi (28) dan Adrianus (19) ditangkap polisi. Kedua pengedar sempat kabur saat akan ditangkap hingga akhirnya mengalami kecelakaan lantaran menghindari kejaran polisi.

"Saat hendak kita amankan, kedua pelaku berupaya melarikan diri, hingga terjadi kejar-kejaran dan berujung kecelakaan, kedua pelaku menabrak mobil hingga membuat mereka terjatuh," jelas Kapolsek Samarinda Ulu, Kompol Ricky Ricardo Sibarani, saat dikonfirmasi, Senin (8/3/2021).

Sumardi dan Adrianus ditangkap pada Minggu (7/3) pukul 17.15 Wita di Jalan Kadrie Oening, Kelurahan Air Hitam, Samarinda Ulu, Kaltim. Keduanya panik saat dikejar petugas karena membawa narkotika jenis sabu.

Dia mengatakan keduanya berboncengan sepeda motor jenis otomatis bernorpol KT-2657-BDL. Setelah terjatuh, anggota kepolisian langsung menggeledah keduanya dan mengamankan sabu seberat 36,32 gram.

"Kita amankan 1 poket sabu yang ditaruh dalam kotak snack, yang disembunyikan di dalam celana Sumardi," beber Kompol Ricky.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Samarinda Ulu, Iptu Fahrudi, menjelaskan pengungkapan kasus narkotika tersebut hasil pengembangan laporan masyarakat, terkait adanya transaksi narkotika di wilayahnya.

"Pengungkapan ini bermula dari laporan masyarakat, setelah itu kita lakukan pengembangan dan alhamdulillah berbuah hasil," katanya.

Saat ini Sumardi dan Adrianus, telah diamankan di Polsek Samarinda Ulu beserta barang bukti. Mereka diperiksa intensif terkait kasus narkotika tersebut.

"Keduanya kita jerat Pasal 114 ayat (2) dan/atau Pasal 112 ayat (2) huruf a UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman 20 tahun penjara," ujarnya.

Lihat juga Video: Dituntut Hukuman Mati, Terdakwa 'Bola Sabu' Atefeh Nohtani Histeris

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/jbr)