Bobby Ancam Ratakan Bangunan Ilegal di Kesawan Jika Tak Diubah Bentuk Semula

Datuk Haris Molana - detikNews
Senin, 08 Mar 2021 15:47 WIB
Bobby Nasution pimpin penertiban bangunan liar di Kesawan Medan
Foto: Datuk Haris Molana/detikcom
Medan - Wali Kota Medan Bobby Nasution telah menyurati pemilik bangunan ilegal yang telah dirobohkan di kawasan Kesawan, Medan, untuk diubah kembali sesuai bentuknya. Bobby mengancam bakal meratakan bangunan itu jika tak diproses.

"Itu sudah saya sampaikan dan hari ini sudah disurati, kita kasih waktu 2 minggu dari surat itu keluar, kita layangkan ke mereka itu harus diubah lagi ke bentuk semula," kata Bobby setelah mengikuti rapat paripurna di DPRD Medan, Senin (8/3/2021).

Bobby menyebutkan pemilik bangunan itu juga harus mengurus terlebih dahulu izinnya. Pemerintah pun bakal membantu perizinan tersebut agar prosesnya tidak lama.

"Izin harus diurus, kita bantu juga, kita mudahkan izinnya. Biar itu nggak lama lagi prosesnya," sebut Bobby.

Bobby meminta agar segera diubah bangunan tersebut ke bentuk awalnya. Jika tidak, pihaknya bakal meratakan bangunan tersebut.

"Kalau dua minggu nggak ada perubahan, kita hancurkan rata," ucap Bobby.

Sebelumnya, Bobby mulai beraksi untuk membuat kawasan Kesawan, Medan, menjadi tempat wisata. Langkah awalnya adalah merobohkan bangunan ilegal di kawasan itu.

Penertiban bangunan ilegal dilakukan oleh petugas Satpol PP menggunakan alat berat dari Dinas PU Kota Medan pada Kamis (4/3/2021). Bangunan yang dirobohkan itu berada di kawasan Kesawan, Jalan Jenderal Ahmad Yani VII, Kecamatan Medan Barat.

Bobby, yang memimpin penertiban itu, mengatakan bangunan yang ditertibkan adalah bangunan tanpa izin. Dia mengatakan bangunan di kawasan tersebut tak boleh diubah bentuknya.

"Ini kan kawasan yang tidak boleh diubah bentuk bangunannya, terus di luarnya juga kan diubah semua, di kanan-kirinya itu nggak ada yang seperti ini bentuknya. Tidak perbolehkan dan izinnya nggak ada, IMB-nya nggak ada," kata Bobby Nasution di lokasi penertiban.

Bobby menyebutkan pihaknya sudah memperingatkan pemilik gedung. Namun pihak pemilik masih mengerjakan pembangunan gedung tersebut.

"Sudah kita peringati, sudah kita surati, tapi saya lihat kemarin, satu hari yang lalu masih kerja. Saya ingatkan, kalau kerja sekali lagi, saya hancurkan," ujar Bobby. (idn/idn)