Cekcok soal Upah Borongan, Mulyanto Bacok Zainal hingga Tewas di Sumsel

M Syahbana - detikNews
Minggu, 07 Mar 2021 12:20 WIB
Ilustrasi Pembunuhan
Ilustrasi Pembunuhan (Edi Wahyono/detikcom)
Palembang -

Seorang buruh bangunan di Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), Mulyanto (41), ditangkap polisi. Dia diduga membacok rekannya sesama buruh bangunan, Zainal (27), hingga tewas gara-gara masalah upah.

"Kita menangkap tersangka pembunuhan di daerah Betung, Banyuasin. Tersangka nekat membacok temannya dengan sebilah parang hingga tewas karena selisih paham masalah upah pekerjaan," kata Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP M Ikang kepada wartawan, Minggu (7/3/2021).

Dia mengatakan Mulyanto dan Zainal awalnya terlibat cekcok pada Rabu (3/3) sore. Pertengkaran terjadi saat tersangka bertanya ke korban soal upah borongan yang sudah diambil, padahal pekerjaan belum selesai.

"Tersangka bertanya ke korban, mengapa korban nekat mengambil upah borongan tersebut, padahal pekerjaan mereka saat itu belum selesai. Terjadilah cekcok mulut dan pertengkaran antara keduanya," kata Ikang.

Setelah cekcok terjadi, Zainal mendatangi rumah Mulyanto dan mengajak pergi ke kebun karet. Di lokasi itu, Zainal sempat mencabut golok yang dibawanya.

"Korban mencabut golok yang ada di pinggang sebelah kiri, namun tersangka spontan mendorong dada korban. Setelah didorong, korban pun ingin mencabut golok kembali, melihat korban ingin mencabut goloknya kembali, tersangka langsung duluan mengeluarkan golok panjang yang dibawanya dan langsung membacokkan kepada korban hingga mengenai bagian bawah ketiak dan leher korban," ujar Ikang.

Mulyanto kemudian kabur dari lokasi itu. Polisi kemudian mendapat laporan soal peristiwa itu dan melakukan olah TKP serta mencari Mulyanto.

"Mendapat laporan, tersebut petugas kita langsung melakukan olah TKP, memintai keterangan saksi-saksi dan menyelidiki keberadaan tersangka," ucapnya.

Ikang mengatakan Mulyanto ditangkap pada Kamis (4/3) sore di tempat persembunyiannya. Mulyanto kemudian di bawa ke kantor polisi untuk proses hukum lebih lanjut.

"Di persembunyiannya itu tersangka kita tangkap, saat diinterogasi tersangka mengakui telah menghabisi nyawa korban," tuturnya.

Mulyanto dijerat sebagai tersangka. Dia diduga melanggar Pasal 338 KUHP.

"Dari penangkapan tersebut anggota juga mengamankan barang bukti sebilah parang yang digunakan tersangka untuk menghabisi nyawa korban. Tersangka kini ditahan dan dijerat dengan Pasal 338 KUHPidana tentang tindak pidana pembunuhan," tutur Ikang.

Lihat juga Video: Bacok Warga Hingga Tewas, Pria di Makassar Dibekuk

[Gambas:Video 20detik]

(haf/haf)