Tolak KLB Demokrat, PD Sulsel: Pejabat Publik Contohkan Tak Taat Etika!

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Sabtu, 06 Mar 2021 08:25 WIB
Wakil Ketua DPRD Sulsel Nimatullah (Noval-detikcom)
Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel Ni'matullah Erbe (Noval/detikcom)
Makassar -

Ketua DPD Partai Demokrat (PD) Sulawesi Selatan (Sulsel) Ni'matullah Erbe menilai acara yang diklaim Kongres Luar Biasa (KLB) Demokrat yang digelar di Sumut ilegal dan hanya lucu-lucuan. Terpilihnya Moeldoko dalam KLB itu menjadi contoh pejabat publik yang tidak taat etika dan aturan.

"Kami tidak mengakui ada dualisme (karena KLB Demokrat). Kenapa? Karena bagi kami, itu (KLB Demokrat) lucu-lucuan. Bayangkan, selama ini kan Moeldoko membantah, Marzuki Alie membantah, nah kejadian (KLB Demokrat) itu membuktikan bahwa selama ini mereka bohong," ujar Ni'matullah kepada detikcom, Sabtu (6/3/2021).

Ulla, sapaan akrabnya, lalu menyinggung pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang pernah mengingatkan agar pengurus partai tidak menjabat sebagai menterinya atau jajaran di kabinetnya.

"Ingat ya, Moeldoko itu masih KSP loh. Kemudian Pak Jokowi kan sudah berkali-kali, baik periode pertama maupun periode kedua mengingatkan, dia tidak mau pembantu-pembantunya setingkat menteri itu menjadi pengurus partai," ujar Ulla.

"Nah, kalau dia (Presiden Jokowi) konsisten, kan dia pasti (bilang), 'Eh, kenapa kau (Moeldoko) pergi ambil partai, saya tidak mau'. Nah, kan kita menguji semua itu," lanjutnya.

Ulla menyebut KLB Demokrat yang memilih Moeldoko sebagai ketua umum telah mempertontonkan citra pejabat publik yang tidak taat etika dan tidak taat aturan. Dia menyebut integritas pemerintahan Jokowi terhadap pejabat yang tak taat etika diuji.

"Kita mau lihat tindak lanjutnya ini barang (KLB Demokrat). Kita mau menguji integritas dan komitmen pemerintah terhadap aturan, etika, dan sebagainya," ujar Wakil Ketua DPRD Sulsel itu.

"Karena ini berbahaya. Saya sebagai masyarakat, terlepas saya pengurus partai, ya kan akan melihat bahwa pejabat publik saja dan pemerintah mempertontonkan tidak taat etika dan tidak taat aturan, wah bisa chaos ini negara. Kalau begitu, saya boleh juga dong bikin apa saja, masa hanya kau saja yang boleh," imbuhnya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Simak juga 'Demokrat Bali Pastikan Tak Ada Kader yang Hadir ke KLB Sumut':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2