Desa Urip Jaya di Bekasi Sebulan Terendam Banjir, Warga Mulai Terkena Penyakit

Isal Mawardi - detikNews
Jumat, 05 Mar 2021 21:12 WIB
Istimewa/Foto diberikan oleh Koordinator Unit Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Bekasi Budi Sutrisno
Banjir di Desa Urip Jaya Kabupaten Bekasi (Istimewa)
Jakarta -

Banjir di Desa Urip Jaya, Babelan, Kabupaten Bekasi, tak kunjung surut. Hingga hari ini, terhitung sudah satu bulan banjir merendam Desa Urip Jaya.

"Terendam satu bulan di Urip Jaya. Sebulan," ujar Koordinator Unit Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Bekasi Budi Sutrisno kepada detikcom, Jumat (5/3/2021).

Budi menuturkan tinggi air di Desa Urip Jaya sepaha orang dewasa atau 70 cm. Banjir tersebut terjadi karena berbagai faktor, salah satunya jebolnya tanggul Sungai Citarum.

"Iya efek dari sana (tanggul Citarum jebol) air (mengalir) terus dari Kali CBL dan Kali Ciherang meluapnya di situ semua (Desa Urip Jaya)," sebut Budi.

Terdapat 160 KK yang terdampak. Menurutnya, sebagian besar warga di Desa Urip Jaya memilih tidak mengungsi.

Dalam kesempatan yang sama, Budi bercerita mengenai duka warga Desa Urip Jaya. Karena tempat pembuangan tertutup air, warga kesulitan membuang kotoran.

"Buang airnya un masih dibungkus-bungkus koran, karena lokasinya kan banjir," ucap Budi.

"Ngeneslah," lanjutnya.

Selain masalah saluran pembuangan, warga mulai terkena penyakit. Salah satunya kutu air.

"Pada (kena) penyakit, kutu air," lanjut Budi.

Selain itu, warga kesulitan mandi karena minimnya air bersih. Warga Desa Urip Jaya kini membutuhkan air bersih dan obat-obatan.

"Paling urgen obat-obatan, air di sini (sangat dibutuhkan), air minum, air PAM aja payau, kita aja relawan di sini nggak ada drainase saluran air," kata Budi.

Simak juga video 'Melihat Kerusakan Akibat Jebolnya Tanggul Sungai Citarum':

[Gambas:Video 20detik]



(isa/man)