detikcom Do Your Magic

Bina Marga Jabar: Perbaikan Jl Raya Industri Bekasi Terkendala Cuaca

Afzal Nur Iman - detikNews
Jumat, 05 Mar 2021 15:21 WIB
Kabupaten Bekasi -

Pihak Pemerintah Kabupaten Bekasi menyatakan perbaikan Jl Raya Industri yang rusak harus menunggu sampai 2022. Kini pihak Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyatakan perbaikan jalan yang hancur itu terkendala cuaca.

Titik Jl Raya Industri yang rusak berada setelah flyover jalan raya Cikarang-Cibarusah arah Kawasan Industri Jababeka. Kondisinya hancur dan menjadi genangan apabila diguyur hujan.

"Masih ada sekitar 25 meter lagi yang belum bisa ditutup hotmix dikarenakan faktor cuaca, tapi sudah dihampar dengan agregat sebagai pengaman," kata Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jabar A Koswara kepada detikcom, Jumat (5/3/2021).

Jalan itu berstatus jalan provinsi dan menjadi kewenangan pihak Provinsi Jabar untuk memperbaikinya. Hamparan agregat sudah tak terlihat lagi. Warga setempat menyatakan jalan itu memang sempat diperbaiki namun rusak lagi.

Koswara menjelaskan perbaikan sementara dilakukan dengan menimbun agregat, yakni berupa material pasir dan batu kerikil.

"Penanganan di akhir Februari," kata Koswara.

Perbaikan Jl Raya Industri oleh Dinas Bina Marga Jawa Barat, Februari 2021. (Dok Dinas Bina Marga Jabar)Perbaikan Jl Raya Industri oleh Dinas Bina Marga Jawa Barat, Februari 2021. (Dok Dinas Bina Marga Jabar)

Sebelumnya, pihak Dinas Bina Marga Kabupaten Bekasi menjelaskan masalah kerusakan jalan ini sudah dia sampaikan ke pihak Pemprov Jabar. Namun perbaikan harus menunggu sampai tahun depan.

"Kami sudah sampaikan juga terkait kerusakan jalan Provinsi Jawa Barat yang ada di Kabupaten Bekasi, dan dijawab oleh Kepala Dinas Bina Marga Jawa Barat bahwa akan dianggarkan tahun-tahun 2022," kata Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Bekasi Iwan Ridwan saat dihubungi, Kamis (4/3) kemarin.

Warga berharap jalan ini bisa segera diperbaiki secara permanen, tanpa tambal sulam. Jalan ini merupakan jalan strategis yang selalu ramai.

(dnu/dnu)