Round-Up

Pelamar Tuntut Ganti Rugi Gara-gara Rekrutmen Damkar Disetop Danny

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 05 Mar 2021 04:55 WIB
Wali Kota Makassar Ramdhan Danny Pomanto (Ibnu Munsir/detikcom).
Foto: Wali Kota Makassar Ramdhan 'Danny' Pomanto (Ibnu Munsir/detikcom).
Makassar -

Wali Kota Makassar Ramdhan 'Danny' Pomanto menghentikan proses rekrutmen petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) yang dibuka akhir masa jabatan Pj Walkot Rudy Djamaluddin karena adanya indikasi pungutan liar (Pungli). Pelamar yang sudah ikut proses rekrutmen lantas protes dan menuntut ganti rugi.

Awalnya, Danny menyebut ada dugaan pungli dalam rekrutmen tersebut mulai dari mewajibkan peserta membeli formulir pendaftaran hingga ada peserta yang diminta menyetor sejumlah uang agar lulus menjadi petugas Damkar Makassar.

"Saya batalkan (rekrutmen petugas Damkar) karena itu tidak sesuai dengan aturan dan ada indikasi pungli," kata Danny Pomanto ketika dimintai konfirmasi, Rabu (3/3).

"Ada jual formulir, terus ada orang transaksi. Kita butuh (Damkar), tapi suruh tenang saja kita akan bikin (rekrutmen) betulnya, jangan ada (pungli)," lanjutnya.

Menurut Danny, semestinya rekrutmen petugas Damkar dilakukan secara virtual karena dalam kondisi pandemi COVID-19. Untuk diketahui, rekrutmen petugas Damkar Makassar beberapa waktu lalu sempat viral di media sosial karena menciptakan kerumunan.

"Kita bikin virtual saja kalau mendaftarnya, itu jual formulir ada SMS minta uang, kita ada bukti orang mau bayar hanya untuk diterima dan jumlahnya dua orang," jelasnya.

Atas sikap Danny itu, pelamar menilai rekrutmen Damkar Makassar hanya lelucon, simak selengkapnya di halaman selanjutnya>>>

Simak juga 'Walkot Minta Warga Makassar Tak Bully Nurdin Abdullah yang Kena OTT KPK':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2