Makin Banyak Motor Serobot Jalur Sepeda Permanen, Wagub DKI Bicara Sanksi

Tiara Aliya - detikNews
Kamis, 04 Mar 2021 20:58 WIB
Jalur sepeda permanen telah dibuat di Jalan Sudirman, Jakarta. Namun jalur ini kerap diserobot pemotor.
Motor masuk jalur sepeda. (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Banyak pemotor menyerobot jalur sepeda permanen di kawasan Sudirman-Thamrin selama uji coba. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mendorong penerapan sanksi bagi pemotor yang bandel.

"Untuk itu, jalan itu nanti kita akan tertibkan dan atur ke depan, kalau masih ada yang nyerobot tentu perlu ada peningkatan pengawasan, ketentuan, aturan dan sanksi mungkin bisa kita berlakukan ke depan. Nanti kita akan lihat, yang penting sekarang kita dukung peningkatan (jalur sepeda)," kata Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (4/3/2021).

Politikus Gerindra ini kemudian berbicara mengenai etika saling menghormati. Menurutnya, seharusnya pemotor bisa menghargai para pesepeda yang melintasi jalur ini. Begitu pula para pesepeda, diharapkan tertib melintas di jalur yang telah disediakan.

"Kami minta dapat digunakan sebaik mungkin hanya bagi pengguna sepeda. Dan pengguna sepeda juga jangan keluar dari jalur yang sudah dibuat. Dan juga para pengendara motor akan berikan kesempatan dan mendahului pengguna sepeda di jalur sepeda. Pengendara motor jangan masuk di jalur sepeda," jelasnya.

"Saya waktu SMP di Al-Azhar diajarin saya sama guru saya. Kalau kita naik mobil, kita hormati pengendara sepeda. Kalau naik motor hormati pengguna sepeda. Kalau naik sepeda hargai pejalan kaki. Begitu etika aturan, agama ajarkan demikian selalu menghormati saling membantu. Sinergi positif," lanjutnya.

Jalur sepeda permanen telah dibuat di Jalan Sudirman, Jakarta. Namun jalur ini kerap diserobot pemotor.Jalur sepeda permanen telah dibuat di Jalan Sudirman, Jakarta. Namun jalur ini kerap diserobot pemotor. (Grandyos Zafna/detikcom)

Saat ini Pemprov DKI Jakarta tengah mendorong warga beralih menggunakan sepeda selama beraktivitas. Menurutnya, sepeda bisa digunakan sebagai alat transportasi yang lebih baik.

"Dan kita dukung kita dorong agar masyarakat sekarang menggunakan sepeda. Sepeda tidak hanya digunakan untuk kepentingan berolahraga, rekreasi tapi juga menjadi alat transportasi yang baik yang sehat dan murah," imbuhnya.

Seperti diketahui, jalur sepeda permanen sejauh ini telah dibuat di sepanjang Jalan Sudirman, Jakarta Pusat. Namun, jalur ini kerap diserobot oleh pemotor. Berdasarkan foto pada hari ini, tampak makin banyak pemotor yang melintas di jalur sepeda. Para pemotor dan pesepeda pun berbaur di jalur yang sudah dipasangi pembatas itu.

Jalur sepeda permanen telah dibuat di Jalan Sudirman, Jakarta. Namun jalur ini kerap diserobot pemotor.Jalur sepeda permanen telah dibuat di Jalan Sudirman, Jakarta. Namun jalur ini kerap diserobot pemotor. (Grandyos Zafna/detikcom)

Simak juga Video: Jalur Sepeda Dipermanenkan, Jalan Sudirman-Thamrin Dipasang Beton

[Gambas:Video 20detik]



Sebelumnya, Kepala Dinas Provinsi DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan rencana pembangunan jalur sepeda akan dibuat sepanjang 578,8 km hingga 2030.

"Rencana pengembangan jalur sepeda tahun 2019 sampai dengan 2030 sepanjang 578,8 km," ujar Syafrin saat dihubungi, Rabu (24/2).

Syafrin mengatakan ada 63 km jalur sepeda yang sudah dibangun. Jalur sepanjang 63 km itu telah dibangun pada 2019.

"Jalur sepeda existing yang sudah terbangun sepanjang 63 km pada 2019," ucapnya.

(imk/imk)