Imigrasi Cegah 2 ASN Ditjen Pajak ke Luar Negeri Terkait Kasus di KPK

Farih Maulana Sidik - detikNews
Kamis, 04 Mar 2021 15:54 WIB
Gedung baru KPK
Ilustrasi KPK. (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi melakukan pencegahan ke luar negeri terhadap dua ASN Ditjen Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Pencegahan ke luar negeri itu merupakan permintaan dari pihak KPK.

"Direktorat Jenderal Imigrasi melakukan pencegahan untuk bepergian ke luar negeri terhadap dua orang ASN Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan," kata Kabag Humas dan Umum, Arya Pradhana Anggakara, kepada wartawan, Kamis (4/3/2021).

Arya mengatakan dua orang ASN Ditjen Pajak itu berinisial APA dan DR. Imigrasi juga melakukan pencegahan terhadap empat orang lainnya, yaitu RAR, AIM, VL, dan AS, karena alasan korupsi.

"Pencegahan ini tertuang dalam surat yang ditandatangani oleh Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Pria Wibawa pada 8 Februari 2021," ucap Arya.

Pencegahan ini berlaku selama 6 bulan. Pencegahan ke luar negeri telah berlaku mulai 8 Februari 2021 sampai 5 Agustus 2021.

Sebelumnya, KPK tengah melakukan penyidikan kasus dugaan suap di Ditjen Pajak Kemenkeu. KPK menduga kasus dugaan suap tersebut bernilai hingga puluhan miliar rupiah.

"Nilai suapnya besar juga, puluhan miliar," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (2/3).

Dia belum menjelaskan detail dugaan suap di Ditjen Pajak tersebut. Menurutnya, proses penyidikan masih berlangsung sebelum tersangka diumumkan.

Alexander menyebut kasus dugaan suap ini diduga melibatkan pejabat di Ditjen Pajak. Dia kemudian bicara soal modus dugaan suap yang terjadi.

"Kalau di pajak kan modusnya seperti itu, gimana caranya supaya WP (wajib pajak) bayar pajak rendah dengan cara menyuap pemeriksanya agar pajaknya diturunkan," katanya.

Simak Video "Pegawai Pajak Diduga Terlibat Suap Mundur, KPK: Kita Proses!":

[Gambas:Video 20detik]



(fas/haf)