Curi Motor Milik WN Rusia, Pria di Bali Ditangkap Polisi

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 03 Mar 2021 19:51 WIB
Tersangka Wibi Aridiyo Samodro (tengah) ditangkap Polres Badung karena mencuri sepeda motor WNA
Tersangka Wibi Aridiyo Samodro (tengah) ditangkap Polres Badung karena mencuri sepeda motor WNA. (Dok. Humas Polres Badung)
Jakarta -

Seorang pria bernama Wibi Aridiyo Samodro (37) ditangkap polisi di Badung, Bali. Pria tersebut ditangkap lantaran mencuri sepeda motor milik warga negara asal Rusia bernama Emil Baibulatov.

"Waktu kejadian pada hari Minggu tanggal 10 Januari 2021 diketahui pukul 10.00 WITA," kata Kasatreskrim Polres Badung AKP Laorens R Heselo dalam keterangan tertulis, Rabu (3/3/2021).

Tersangka mencuri sepeda motor milik WNA tersebut di Vila Matahari 2, yang berlokasi di Badung, Bali. Sepeda motor yang dicuri bermerek Yamaha Nmax warna hitam dengan nomor polisi DK-5806-FBF.

Penangkapan tersangka dilakukan setelah polisi mendapat laporan yang diterima dengan nomor LP-B/20/II/2021/BALI/RES.BDG. Laporan tersebut diterima pada 2 Februari 2021. Motif tersangka melakukan pencurian tersebut adalah kebutuhan ekonomi. Laorens menjelaskan, pelaku terlebih dulu melakukan survei sebelum beraksi.

"Di mana tersangka melihat-lihat sepeda motor yang diparkir di pinggir jalan/parkiran atau halaman vila. Setelah tersangka melihat sepeda motor di TKP, kemudian tersangka kembali ke kos-kosannya/rumahnya di Jl Pulau Misol Gang V/C No 2 Denpasar," jelasnya.

Setelah itu, pelaku kembali ke kosannya dan memesan ojek online ke tempat kejadian. Kemudian diambillah sepeda motor yang diincarnya dengan cara didorong.

"Kemudian tersangka mencari jasa tukang kunci di Facebook. Setelah mendapat tukang kunci, tersangka menghubungi tukang kunci agar datang datang ke Jalan raya Marlboro Denpasar untuk membuat kunci duplikat. Berselang 30 menit, tukang kunci datang di Jalan Raya Marlboro Denpasar yang sudah ditunggu tersangka di pinggir Jalan," tutur Laorens.

"Beberapa menit kemudian, tukang kunci berhasil membuat duplikat kunci sepeda motor Nmax tersebut dan diberi ongkos/jasa Rp 200 ribu. Kemudian tersangka kembali ke rumahnya/kos-kosan di Jalan Pulau Misol Gang V/C No 2 Denpasar," imbuh Laorens.

Hasil curiannya kemudian dijual pelaku kepada seorang temannya bernama Rian Fauzi senilai Rp 9,5 juta. Rekanannya itu lalu menjual kembali ke Kota Dompu Nusa Tenggara Barat (NTB) antara Rp 12 juta sampai Rp 13 juta.

Laorens mengungkap aksi pelaku bukan hanya sekali ini terjadi. Namun, pelaku sudah beraksi 18 kali di wilayah Badung. Akibat tindakannya itu, pelaku dijerat dengan Pasal 362 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman penjara paling lama 5 tahun.

(eva/eva)