Viral PNS Make Up Bak Barbie dan Seragam Mengkilap, KASN Minta Ditertibkan

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Rabu, 03 Mar 2021 14:57 WIB
Young girl using smart phone,Social media concept.
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Video seorang PNS yang memakai riasan menor bagai Barbie viral lagi. Kini, dia tampak memakai seragam yang dimodifikasi dengan bahan berbeda. Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) memberikan wanti-wanti.

Seperti dilihat detikcom, Rabu (3/3/2021), dalam video tersebut tampak seorang ASN perempuan menggunakan baju dinas berwarna cokelat. Namun baju tersebut berbeda dengan pakaian PNS pada umumnya, baju berwarna cokelat itu tampak mengkilap. Dia juga memakai riasan lipstik dan pensil alis tebal.

Perempuan itu tampak mengulek cabe hingga mengangkat galon. Dia melakukan segala aktivitas itu sambil berseragam, memakai sepatu hak tinggi pink dan tas.

Asisten Komisioner Bidang Promosi dan Advokasi KASN, Nurhasni, mengatakan ASN harus menerapkan etika. Salah satunya etika berpakaian dinas.

"Prinsipnya ASN itu memang ada etika, kalau KASN bagaimana penerapan kode etik, kode perilaku sebagai seorang ASN. Pertama kita melihat ASN itu punya aturan, etika dalam berpakaian, makanya ASN kalau di daerah ada seragam, disamakan sederhana, karena memang PP 42 Tahun 2004 itu ada etika terdapat diri sendiri. Kalau ini etika terhadap diri sendiri bahwa berpenampilan harus sederhana, jangan mencolok walaupun kaya, ini terkait dengan etika," kata Nurhasni saat dihubungi, Rabu (3/3/2021).

Nurhasni mengatakan setiap instansi harusnya menetapkan aturan mengenai cara berpakaian kepada ASN. Dia menegaskan ASN harus berpenampilan sederhana.

"Hal ini harusnya setiap instansi itu bisa mengatur tata cara atau etika berpakaian dinas itu seperti apa di instansinya, ini harus menjadi perhatian dalam tingkah laku dari pada ASN di instansi pemerintah. Prinsipnya ASN harus berpenampilan sederhana, tidak mencolok, tidak menimbulkan perbincangan di masyarakat," jelasnya.

Nurhasni berharap instansi setempat menertibkan yang bersangkutan. Selain itu, perlu dilakukan pembinaan.

"Kalaupun ada seperti itu tentu KASN dalam hal ini kita meminta kepada instansi pemerintahnya untuk melakukan penertiban, pembinaan terhadap ASN. Mungkin dia tidak tahu saja, atau mungkin dibiarkan seolah-olah ini hal yang wajar yang boleh itu oleh ASN," tutur dia.

Lihat juga video 'Viral PNS Diduga KDRT Istri, Bawa-bawa Nama Anies Baswedan':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2