Duduk Perkara Ibu di Aceh Dihukum Terkait ITE-Bawa Bayi 6 Bulan ke Bui

Agus Setyadi - detikNews
Rabu, 03 Mar 2021 14:38 WIB
ilustrasi penjara
Ilustrasi penjara (Andi Saputra/detikcom)
Banda Aceh -

Ibu di Aceh Utara, Isma Khaira, divonis 3 bulan penjara terkait kasus dugaan pelanggaran UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Dia dinyatakan bersalah terkait pencemaran nama baik. Berikut ini duduk perkaranya.

Dikutip dari situs Pengadilan Negeri Lhoksukon, Rabu (3/3/2021), Isma dilapor ke polisi oleh kepala desa di Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, Bahktiar. Korban tidak terima Isma menggunggah video di media sosial dengan keterangan menyudutkan dirinya dan berbeda dari kejadian.

Berikut ini kronologi lengkapnya:


Kamis, 2 April 2020
Bahktiar bersama perangkat desa mendatangi rumah Isma karena ingin menyelesaikan permasalahan sengketa tanah. Begitu tiba, Bahktiar disebut mendapat makian dari suami korban serta dipukul oleh Ibu Isma.

Bahktiar tidak melakukan perlawanan dan memilih pergi dari lokasi. Insiden tersebut ternyata direkam adik Isma dan videonya diunggah di grup keluarga.

Isma disebut mengambil video tersebut dan mengunggahnya ke media sosial. Isma menulis keterangan video 'liat tngkah lku ghik lhpk han getem selesai msalah nak poh ureung2 ineng (Lihat tingkah laku kepala desa tidak mau selesaikan masalah malah memukul perempuan)'.

Menjelang siang, Kades Bahktiar mendatangi Polsek Senuddon untuk membuat laporan terkait penganiayaan yang dilakukan suami dan ibu Isma. Saat berada di kantor polisi itulah Bahktiar mengetahui video tentang dirinya viral.

Bahktiar tidak terima karena merasa difitnah sehingga dapat mencemarkan nama baiknya. Dia membuat laporan ke polisi dan kasus itu diproses.

Senin, 9 November 2020
Kasus itu dilimpahkan ke PN Lhoksukon dengan nomor perkara 277/Pid.Sus/2020/PN Lsk.

Selasa, 2 Februari 2021
Jaksa penuntut umum (JPU) menuntut Isma bersalah melakukan tindak pidana pencemaran nama baik sebagaimana dalam dakwaan melanggar Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (3) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE. Isma dituntut hukuman 5 bulan penjara.

Selanjutnya
Halaman
1 2