KPK Duga Kasus Suap di Ditjen Pajak Bernilai Puluhan Miliar Rupiah

Farih Maulana Sidik - detikNews
Rabu, 03 Mar 2021 11:13 WIB
Alexander Marwata
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata (Foto: Erliana Riady-detikcom)
Jakarta -

KPK tengah melakukan penyidikan kasus dugaan suap di Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu). KPK menduga bahwa kasus suap tersebut bernilai hingga puluhan miliar rupiah.

"Nilai suapnya besar juga, puluhan miliar," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (2/3/2021).

Dia belum menjelaskan detail dugaan suap di Ditjen Pajak tersebut. Menurutnya, proses penyidikan masih berlangsung sebelum tersangka diumumkan.

"Biar teman-teman penyidik sekarang bekerja sehingga buktinya cukup kuat, nanti kita tetapkan tersangka langsung kita tahan orangnya," ucapnya.

Alexander menyebut kasus dugaan suap ini diduga melibatkan pejabat di Ditjen Pajak. Dia kemudian bicara soal modus dugaan suap yang terjadi.

"Kalau di pajak kan modusnya seperti itu, gimana caranya supaya WP (wajib pajak) bayar pajak rendah dengan cara menyuap pemeriksanya agar pajaknya diturunkan," katanya.

Alexander menyebut KPK telah melakukan sejumlah penggeledahan terkait perkara ini. Menurutnya, KPK juga telah berkoordinasi dengan Inspektorat Jenderal Kemenkeu untuk memeriksa perusahaan yang diduga menyuap pemeriksa pajak.

"Jadi satu sisi kita tangani suapnya, nanti teman-teman Irjen dan Dirjen Pajak itu akan melakukan pemeriksaan uang yang terhadap WP yang dalam pemeriksaan awal itu yang mengandung suap tadi pemeriksaannya nggak benar, itu diperiksa ulang. Supaya ditentukan pajak yang bener berapa. Kalau memang benar ada kekurangan pajak dendanya itu kan 200%," pungkasnya.

Simak juga 'Edhy Prabowo Bantah KPK Soal Manfaatkan Kunjungan Online':

[Gambas:Video 20detik]



(fas/haf)