Menkes Budi Gunadi Tinjau Vaksinasi COVID-19 untuk 250 Pengurus MUI

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Rabu, 03 Mar 2021 10:38 WIB
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunawan Sadikin Tinjauh Vaksinasi
Foto: Wilda Nufus-detikcom
Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunawan Sadikin meninjau vaksinasi virus Corona (COVID-19) tahap I untuk pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat. Menkes meminta seluruh pihak untuk mensukseskan vaksinasi ini agar masyarakat dapat merasa aman dan nyaman.

"Terima kasih teman-teman, mudah-mudahan bisa membangun gerakan vaksinasi untuk Indonesia dan tolong didukung agar semua teman-teman, semua rakyat ini merasa nyaman dan aman," kata Budi kepada wartawan di Kantor MUI Pusat, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (3/3/2021).

Pada kesempatan yang sama, Ketua MUI Pusat bidang Dakwah Cholil Nafis yang juga turut divaksinasi COVID-19 hari ini, merasa tidak sakit. Dia meminta para ulama untuk ikut serta divaksin agar menyelamatkan diri sendiri maupun masyarakat di sekitar.

"Tidak sakit, saya tidak menduga kalau tidak sesakit itu. Saya sangat memohon kepada para kyai, para ustaz untuk berpartisipasi, ini tidak hanya untuk dirinya sendiri tapi juga untuk umat dan masyarakat yang lain," kata Cholil.

Cholil menyebut ada 250 pengurus MUI yang turut divaksin COVID-19 hari ini dari total pengurus sebanyak 500 orang. Untuk 250 orang lainnya, akan mengikuti vaksinasi gelombang kedua pada minggu depan.

"Hari ini 250 orang tahap awal, tingkat pimpinan MUI pimpinan komisi yang divaksin hari ini. Tahap kedua nanti juga 250, jadi ini kan 500 semua," katanya.

Cholil berpesan agar seluruh masyarakat tidak takut divaksin COVID-19. Cholil mengatakan vaksinasi ini sebagai cara untuk menghilangkan virus Corona di tubuh.

"Pertama orang yang tidak mau disuntik itu karena takut jarum kalau ngeliat jarum lari-lari dia. Kedua, kadang dia masih belum move on, dianggap ini konspirasi nasional kena hoax," tuturnya.

"Ketiga orang yang keyakinannya ada fatalisme jabariyah dianggap ini penyakit dari Allah ya sudah hilang dari Allah, padahal untuk menghilangkan kita butuh sebab akibat, ada hukum kausalitas oleh karena itu hukum sebab akibat yang kita lakukan ada dengan cara divaksin," sambungnya.

Sementara itu, Wakil Sekjen MUI Muhammad Ziyad menyebut vaksinasi pengurus MUI ini juga turut memboyong sanak keluarga. Dia pun berharap masyarakat dapat percaya bahwa vaksin ini halal dan aman setelah melihat para ulama divaksinasi hari ini.

"Masuk. Dengan istrinya juga daftarkan. Kita ingin kirim pesan bahwa ulama sudah divaksin. Maka umat hayu divaksin halal aman," tuturnya.

Simak juga 'Tinjau Vaksinasi Pedagang Yogya, Jokowi Harap Ekonomi-Pariwisata Bangkit':

[Gambas:Video 20detik]



(whn/dwia)