Walkot Semarang Berencana Bangun Sport Center di Lapangan Sidodadi

Erika Dyah Fitriani - detikNews
Selasa, 02 Mar 2021 20:34 WIB
Sport center dengan lapangan berukuran 130 x 80 m ini akan difokuskan pembangunannya pada peningkatan lapangan sepak bola, lapangan futsal, lapangan voli, skatepark, hingga lintasan lari sintetis.
Foto: Dok. Pemkot Semarang
Jakarta -

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi merencanakan penambahan sport center di Kota Semarang. Ia mengungkap pembangunan ini akan dilakukan dengan merevitalisasi lapangan Sidodadi yang berlokasi di Jalan Taman Maluku, Karangtempel, Semarang Timur.

Adapun Hendi, sapaan akrab Wali Kota Semarang, menjelaskan sport center dengan lapangan berukuran 130 x 80 m ini akan difokuskan pembangunannya pada peningkatan lapangan sepak bola, lapangan futsal, lapangan voli, skatepark, hingga lintasan lari sintetis. Ia menjelaskan sport center ini bukan yang pertama, tapi pernah dibangun sebelumnya sport center di Semarang tepatnya di Tri Lomba Juang.

Hendi menilai lapangan Sidodadi memiliki lokasi strategis untuk area olahraga terpadu karena lokasinya berada di tengah Kota Semarang.

"Di sini banyak sekali peminatnya baik untuk lari pagi dan aktivitas main bola. Untuk itu kita ingin lapangan ini bisa dibuka lebih baik lagi. Baik dari pembangunan lapangan sepak bola, jogging track, dan pembangunan pagar depan agar dapat menyatu dengan pemukiman warga," ujar Hendi dalam keterangan tertulis, Selasa (2/3/2021).

Hendi menyebutkan pembangunan lapangan ini nantinya akan diikuti dengan pembangunan drainase untuk mengantisipasi datangnya banjir saat musim hujan. Ia merinci, sebagai pagar akan dibuka dan diganti dengan pagar BRC supaya masyarakat dapat melihat ke dalam lapangan. Di lapangan Sidodadi ini juga nantinya akan dibangun 5 lintasan lari sintetis.

"Terkait jogging track ini tidak harus seperti yang ada di Tri Lomba Juang atau standar nasional. Karena lahan terbatas kita akan mempertahankan eksistensi lapangan bolanya dan jogging track hanya 5 lintasan. Yang penting menarik, bermanfaat, dan dapat dijadikan ruang terbuka hijau dan sport center yang nyaman bagi masyarakat," imbuh Hendi.

Hendi mengatakan kajian pembangunan lapangan Sidodadi telah dikerjakan sejak setahun yang lalu. Ia menambahkan, rencananya setelah penyusunan DED selesai, pembangunan sport center akan dimulai pada tahun 2021 ini.

Selain lapangan Sidodadi, lanjutnya, Pemerintah Kota Semarang juga berencana membangun sport center di tiap kecamatan di Kota Semarang. Adapun rencana ini sempat tertunda akibat pandemi COVID-19.

Ia menyebutkan setidaknya terdapat empat paket besar pembangunan sport cente pada masing-masing kecamatan dengan tiga hingga empat lapangan, seperti lapangan sepak bola, futsal, hingga voli.

Hendi pun menceritakan pada 2018 dan 2019 lalu, Pemerintah Kota Semarang telah melakukan pembangunan sejumlah sport center di beberapa kecamatan. Tak hanya itu, pihaknya juga telah melakukan penataan Stadion Citarum dengan memasang rumput sintetis berstandar FIFA. Selain itu juga melakukan penambahan fasilitas fitness outdoor di GOR Tri Lomba Juang.

Ia berharap melalui peningkatan fasilitas olahraga ini masyarakat dapat semakin memiliki semangat untuk membiasakan diri berolahraga agar lebih sehat dan bugar.

Hendi pun menyampaikan,dengan pembangunan ini diharapkan masyarakat dapat memiliki lebih banyak pilihan alternatif dalam berolahraga. Untuk itu ia mengimbau kepada masyarakat untuk dapat turut merawat dan memelihara fasilitas yang ada supaya fasilitas tersebut dapat terus dimanfaatkan oleh masyarakat.

(akn/ega)