Pria di Sumsel Bacok Mantan Istri Siri, Diduga karena Cemburu

Prima Syahbana - detikNews
Selasa, 02 Mar 2021 17:37 WIB
Garis polisi dilarang melintas..Grandyos Zafna//ilustrasi/detikcom
Ilustrasi garis polisi (Grandyos Zafna/detikcom)
Palembang -

SE (23), seorang ibu rumah tangga di Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel), nyaris tewas di tangan mantan suami siri, DY (31). DY, yang sempat kabur, ditangkap polisi tak lama setelah melakukan penganiayaan berat terhadap SE dengan kondisi tangan hampir putus.

Informasi yang dihimpun detikcom, peristiwa itu terjadi Senin (1/2/2021) sekitar pukul 23.00 WIB. DY menganiaya sang mantan istri siri di kediaman korban di Desa Payakabung, Indralaya Utara, Ogan ilir. Saat itu pelaku membacok korban dengan sebilah parang diduga karena cemburu buta.

"Pelakunya sudah kita tangkap, tak lain merupakan mantan suami siri korban sendiri," kata Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir AKP Robi Sugara saat dimintai konfirmasi wartawan, Selasa (2/3/2021).

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bacok di bagian tangan dan hampir putus sehingga harus dirawat secara intensif di rumah sakit.

Robi mengatakan motif tersangka nekat membacok mantan istrinya adalah cemburu. Pelaku dan korban pernah menikah siri dan sudah bercerai, dan korban kembali menikah dengan lelaki lain secara siri juga. Hal itulah yang kemudian membuat pelaku cemburu.

"Dari hasil interogasi, pelaku mengaku nekat membacok SE hingga mengalami luka berat karena cemburu buta, tak terima mantan istri sirinya menikah lagi dengan orang lain," terangnya.

Dari laporan korban, polisi kemudian melakukan penyelidikan dan langsung menangkap tersangka. Tersangka diketahui sempat kabur di kawasan Tanjung Raja dan bisa ditangkap tim gabungan.

"Anggota kami berkoordinasi dengan Polsek Tanjung Raja untuk menangkap pelaku. Tersangka berhasil diamankan tanpa perlawanan pukul 02.30 WIB tadi," kata Robi.

Robi mengungkapkan saat ini tersangka dan barang bukti sebilah senjata tajam jenis parang sudah diamankan polisi guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Tersangka kini juga telah ditahan.

"Akibat perbuatannya, tersangka kini ditahan dan dijerat Pasal 351 ayat (2) KUHP tentang Tindak Pidana Penganiayaan yang mengakibatkan korban luka berat," jelasnya.

Tonton juga Video: Preman Kampung Pukul-Bacok Pemobil di Garut Diciduk

[Gambas:Video 20detik]



(mae/mae)