PPP Apresiasi Jokowi Cabut Lampiran Perpres soal Investasi Miras!

Rahel Narda C - detikNews
Selasa, 02 Mar 2021 13:35 WIB
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencabut lampiran perpres yang mengatur soal pembukaan investasi baru industri miras yang mengandung alkohol. PPP memberikan apresiasi.

"Alhamdulillah. PPP berterima kasih kepada Presiden Jokowi atas dicabutnya Lampiran Perpres 10 Tahun 2021 terkait dengan investasi miras," kata Waketum PPP Arsul Sani kepada wartawan, Selasa (2/3/2021).

Menurut Arsul, Presiden Jokowi telah mendengar setiap masukan dari para ormas terkait perpres tersebut. Ia menilai Jokowi peduli terhadap aspirasi dari umat Islam.

"Ini berarti apa yang disampaikan oleh para ulama dan ormas Islam khususnya NU, Muhammadiyah, dan MUI didengarkan oleh Presiden. Menurut saya, Presiden telah bersikap 'sami'na wa atha'na' atau saya dengarkan dan taati, apa yang menjadi aspirasi dan suara umat Islam," ungkapnya.

"Sekali lagi alhamdulillah beliau mendengarkan suara-suara para kyai dan tokoh Islam tersebut, tanpa banyak waktu langsung merespon secara positip dengan pencabutan lampiran terkait investasi miras tersebut," imbuhnya.

Dalam kesempatan terpisah, Ketua DPP PPP Achmad Baidowi atau Awiek meminta para menteri Presiden Jokowi berhati-hati dalam membuat keputusan. Ia mendorong para menteri membuat kebijakan dengan mendengarkan aspirasi publik.

"Selanjutnya kami menyarankan agar para menteri dan orang-orang di lingkaran presiden untuk selalu berhati-hati dalam memberikan masukan ataupun menyusun draf keputusan. Lebih mendengarkan pihak terkait agar kebijakannya dapat diterima dengan baik karena berdasarkan aspirasi publik," ujar Awiek.

Sebelumnya, Perpres Bidang Usaha Penanaman Modal yang memuat aturan soal usaha miras menuai kontroversi. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencabut lampiran perpres yang mengatur pembukaan investasi baru industri miras yang mengandung alkohol.

"Bersama ini saya sampaikan, saya putuskan lampiran perpres terkait pembukaan investasi baru dalam industri miras yang mengandung alkohol saya nyatakan dicabut," kata Jokowi dalam siaran pers virtual, Selasa hari ini. (hel/gbr)