DNA Jenglot Pernah Diteliti, Bagaimana Hasilnya?

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Selasa, 02 Mar 2021 11:16 WIB
penemuan jenglot di makam buyut Akasah Kudus, 28/2/2021
Foto: Jenglot yang ditemukan di Kudus (Foto: istimewa/juru kunci makam Ki Buyut Akasah, Kudus)
Jakarta -

Penemuan jenglot di makam keramat Buyut Akasah di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mengegerkan warga. Jenglot kerap dikaitkan dengan hal-hal berbau mistis. Kendati demikian, pernah ada kajian saintifik yang meneliti jenglot.

Jenglot selama ini dikenal sebagai sosok manusia kecil yang diawetkan layaknya mumi. Pernah ada penelitian yang berusaha mengungkap asal-usul dan kandungan jenglot.

Seperti dikutip dari buku Enigma 2: Menguak Fakta-fakta Misterius Paling Fenomenal di Dunia yang ditulis Sam, pada tahun 2010, tim forensik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo pernah melakukan uji sinar X terhadap jenglot kepemilikan warga bernama Hendra.

Ternyata, hasil uji sinar X itu menunjukkan bahwa jenglot tersebut tidak memiliki struktur tulang. Yang ada hanya bentuk struktur menyerupai penyangga dari kepala hingga badan. Selain itu, jenglot ini juga diketahui tidak memiliki struktur layaknya manusia.

Namun, hasil pemeriksaan berbeda justru terungkap ketika seorang ahli forensik dari Universitas Indonesia, dr Djaja Surya Atmaja turut meneliti jenglot ini. Dia menyebut bahwa kulit jenglot memiliki karakteristik DNA seperti manusia.

"Saya kaget dengan kenyataan ini," ujar dr Djaja seperti dikutip dari buku Enigma 2.

dr Djaja mengambil sampel jenglot itu dari sayatan kulit tangannya. Kendati demikian, dia mengingatkan bahwa hasil pemeriksaannya ini bisa meleset. Karena, bisa saja sampel kulit tadi terkontaminasi.

"Misalnya, kulit jenglot sebelumnya terkena olesan darah manusia," ungkapnya.

Saksikan juga 'Heboh Penangkapan Jenglot di Banyuwangi':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2