Bantu Penanganan COVID-19, Polres Jaksel Luncurkan Program Polisi RW

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Selasa, 02 Mar 2021 10:16 WIB
Launching Polisi RW di Polres Metro Jaksel (Azhar/detikcom)
Foto: Launching Polisi RW di Polres Metro Jaksel (Azhar/detikcom)
Jakarta -

Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel) meluncurkan program polisi RW. Program tersebut dibuat untuk membantu penanggulangan COVID-19 di tingkat RW.

Peluncuran program Polisi RW itu diawali dengan apel di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Selasa (2/3/2021) pukul 08.00 WIB. Apel tersebut dipimpin langsung Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Azis Andriansyah.

"Hari ini Polres Metro Jakarta Selatan me-launching polisi RW. Ada beberapa hal urgensinya kita membentuk polisi RW, yang pertama saya ingin membantu tugas-tugas Babinkamtibmas yang saya rasa bebannya cukup berat dalam melaksanakan tugas beberapa periode ini," ujar Azis.

"Yang berikutnya ada beberapa program, baik itu program pemerintah, maupun program kepolisian yang harus kita dukung dalam rangka mengendalikan pandemi COVID-19 ini. Di antaranya ada program PPKM skala mikro, tingkat RW maupun RT, kemudian juga ada program kampung tangguh jaya," sambungnya.

Azis mengatakan program polisi RW ini bertujuan untuk membantu meringankan tugas Babinkamtibmas di tingkat kelurahan. Dengan itu, penanganan COVID-19 bisa jadi lebih efektif dan berjalan dengan baik.

"Maka dengan beberapa indikator ini, dirasa perlu Polres Jaksel membentuk polisi RW. Agar tugas-tugas Babinkamtibmas menjadi lebih ringan dan program-program pemerintah dalam mengatasi pandemi COVID-19 ini bisa berjalan dengan baik," ujar Azis.

Seperti diketahui Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran memerintahkan seluruh jajarannya untuk melebur dengan warga, khususnya di tingkat RW dalam hal penanggulangan COVID-19 serta dampaknya. Perintah itu dikemas dalam program yang dinamai Kampung Tangguh Jaya. Fadil Imran meminta jajarannya mengakomodir kebutuhan warga untuk bisa mandiri dalam hal ketahanan kesehatan, pangan dan ekonomi di tengah pandemi.

Azis menerangkan ada 579 personel yang dikerahkan dalam program Polisi RW ini. Menurutnya, para polisi RW itu akan berkolaborasi dengan Babinkamtibmas yang bertugas di 65 kelurahan di Jaksel.

"Kita ketahui ya kalau Kapolsek itu tingkat Kecamatan, kalau Babinkamtibmas itu tingkat Kelurahan. Di wilayah Metro Jaksel itu ada 65 Kelurahan, maka ada 65 Babinkamtibmas. Nah kemudian untuk polisi RW, itu ada 579 RW. Nah 579 RW ini akan kita isi personel, baik itu bintara maupun perwira. Mereka akan berkolaborasi lalu berdampingan dengan Babinkamtibmas melaksanakan hadir di tengah-tengah masyarakat dan melaksanakan tugas kepolisian hingga tingkat RW," katanya.

Lebih lanjut, Azis mengatakan program polisi RW akan dimulai hari ini. Para polisi RW itu diminta untuk menjalin komunikasi dengan para ketua RW sehingga dapat berkolaborasi dalam penanggulangan COVID-19.

"Mulai hari ini, nanti ada tahapannya. Hari ini kita beri pelatihan dan target. Nanti beberapa hari ke depan, mereka turun ke lapangan. Mereka turun ke lapangan hadir dulu di RW nya, ketahui lokasinya, RW itu wilayahnya mana saja. Setelah itu berkenalan dengan ketua RW nya, kemudian berdiskusi dengan ketua RW-nya, kemudian berkolaborasi bekerja sama dalam penanganan COVID-19 di tingkat RW," ujarnya.

"Nanti ada beberapa hal yang dilakukan secara teknis, misalnya mencatat warga yang konfirmasi aktif COVID-19. Nanti di situ akan muncul hasil monitoringnya yang bersangkutan, ini perlu perawatan lebih lanjut atau memerlukan apa nanti informasi akan kita formulir nanti kita diskusikan ditingkat kota madya," imbuhnya.

Simak video 'Panglima: TNI-Polri Siap Dukung PPKM Mikro & Vaksinasi':

[Gambas:Video 20detik]



(man/man)