Pendiri PD Klaim Kantongi 80% Suara DPC Dukung KLB

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Senin, 01 Mar 2021 16:19 WIB
Hencky Luntungan (Dok. Hencky).
Hencky Luntungan (Dok. Hencky)
Jakarta - Polemik kongres luar biasa (KLB) Partai Demokrat (PD) masih menjadi pembahasan panas hingga saat ini. Salah satu pendiri PD, Hencky Luntungan, mengklaim KLB sudah mendapat dukungan sebanyak 80 persen suara dewan pimpinan cabang (DPC) PD.

"Sudah, sudah, sudah, sudah. Mungkin sudah capai sampai di 70, 80 persen," kata Hencky kepada wartawan, Senin (1/3/2021).

Hencky yakin KLB PD akan tetap berjalan tanpa harus mendapat persetujuan dari Ketua Majelis Tinggi PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Menurutnya, KLB akan tetap berjalan jika para pemegang suara di DPC dan DPD bersepakat.

"Ini kan bukan dinasti. Ini kan partai terbuka. Jadi dia setuju atau tidak setuju ketika konstituen DPC DPD yang punya suara ingin mengadakan KLB, ya jalan. Nggak perlu ada persetujuan dia. Dia kan cuma 1 suara," ujarnya.

Menurut Hencky, KLB PD bukan persoalan tabu yang harus dilarang oleh pihak tertentu karena KLB telah diatur dalam aturan AD/ART partai. Ia pun memberikan sindiran terhadap SBY.

"Tetap sah KLB itu. KLB kan bukan barang tabu, diatur dalam anggaran dasar anggaran rumah tangga, hanya oleh karena anggaran dasar anggaran rumah tangga itu dikungkungi oleh Pak SBY untuk menyelamatkan anaknya supaya tidak terjadi KLB di tengah jalan, maka harus persetujuan majelis tinggi karena ketua umumnya adalah anaknya. Itu nggak boleh begini, ini kan bukan perusahaan," ujarnya.

"Soal pecat-memecat emang mereka gaji. Yang dipecat ini digaji? Kagak kan," sambungnya.

Sebelumnya, PD menilai aksi para pelaku kudeta atau gerakan pengambilalihan kepemimpinan (GPK) PD sebagai tindakan ilegal. PD menyebut KLB yang hendak dilakukan para pelaku kudeta sebagai KLB bodong.

Menurut Herzaky, KLB sejatinya harus mendapat persetujuan dari Ketua Mejelis Tinggi PD SBY dan Ketum PD AHY. Dia juga menyebut KLB seharusnya disetujui minimal oleh dua pertiga dari 34 DPD PD dan setengah dari 514 DPC PD.

"Ilegal karena kalau ada KLB, pasti yang hadir bukan pemilik suara sah. Alias KLB bodong ini namanya," ujar Kepala Bakomstra PD Hjoerzaky Mahendra Putera kepada wartawan, Senin (1/3).

Simak video 'Tokoh Senior-Organisasi Sayap Dorong KLB, PD: Abal-abal':

[Gambas:Video 20detik] (hel/gbr)