Lapangan Merdeka Medan Ditutup Gegara Senam Langgar Prokes, Ini Kata Wawalkot

Ahmad Arfah Fansuri - detikNews
Minggu, 28 Feb 2021 11:05 WIB
Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman saat menyambangi Lapangan Merdeka (Foto: Ahmad Arfah/detikcom)
Foto: Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman saat menyambangi Lapangan Merdeka (Foto: Ahmad Arfah/detikcom)
Medan -

Lapangan Merdeka Medan ditutup sementara karena adanya pelaksanaan senam yang diduga melanggar protokol kesehatan (prokes) COVID-19. Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman pun meminta agar dilakukan negosiasi ulang terhadap penutupan itu.

"Kalau kita lihat Lapangan Merdeka ini ditutup. Tadi pagi baru kita tahu ini ditutup, ketepatan ada Camat, Sekcam, Lurah juga di sini kita tanyakan kenapa lapangan merdeka ditutup. Ternyata ada laporan dari masyarakat kepada pihak yang berwajib dengan adanya senam, yang katanya senam tersebut tidak mengikuti protokol kesehatan," kata Aulia di lapangan merdeka, Medan, Minggu (28/2/2021).

"Jadi, kita minta nanti Camat tolong negosiasi ulang dengan pihak keamanan yang terkait. Buat lah aturan supaya protokol kesehatan itu dijalankan," imbuhnya.

Penutupan lapangan merdeka Medan ini hanya dilakukan pada Minggu pagi. Hal itu dilakukan untuk mencegah dilakukannya senam yang melanggar protokol kesehatan.

"Kalau memang melarang orang senam silakan. Tapi setidaknya taman ini lapangan merdeka dibuka untuk bisa orang berolahraga di dalamnya. Karena tadi saya lihat langsung di jalan, orang berolahraga di jalan ramai. Kita takutkan ada kendaraan ugal-ugalan bisa menyebabkan terjadi kecelakaan hingga memakan korban," ucap Aulia.

Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman saat menyambangi Lapangan Merdeka (Foto: Ahmad Arfah/detikcom)Lapangan Merdeka Medan ditutup (Foto: Ahmad Arfah/detikcom)

Aulia sendiri tak melarang Lapangan Merdeka digunakan untuk senam. Namun dia meminta agar senam itu dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan.

"Kalau pun senam mau dilaksanakan, silahkan. Tapi ikuti protokol kesehatan berjarak depan 2 meter, belakang 2 meter jaraknya kiri 2 meter, kanan 2 meter. Nah, ini kan sudah memenuhi protokol kesehatan," tuturnya.

Menurut Aulia, warga Kota Medan membutuhkan lokasi untuk bisa berolahraga. Dia menilai olahraga juga penting untuk meningkatkan imunitas warga saat pandemi virus Corona atau COVID-19 ini.

"Satu sisi olahraga dibutuhkan untuk meningkatkan imunitas. Seandainya masyarakat bertanya ini kenapa ditutup sementara tempat hiburan boleh dibuka dari jam segini sampai jam segini. Ini tutup total hanya ditutup hari minggu. Kita mau jawab apa?" jelasnya.

Saksikan juga 'Selain Langgar Prokes, Senam Zumba Massal di Pinrang Tak Berizin!':

[Gambas:Video 20detik]



(mae/mae)