Harlah NU ke-98, Anies Doakan Jokowi Diberi Kemudahan Lawan Corona

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Sabtu, 27 Feb 2021 22:38 WIB
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri peringatan hari lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-98. Anies mendoakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin diberikan kemudahan dalam menangani pandemi virus Corona.

Awalnya Anies menyampaikan bahwa NU memiliki peran penting dalam perjalanan Bangsa Indonesia. Menurut Anies, NU mampu menjaga persatuan dan persatuan bangsa.

"Nahdlatul Ulama terus menambahkan dengan menjaga peran persatuan, menjaga persatuan. Di masa kemarin menjaga persatuan dengan ada ke-Indonesia-an, ada perasaan satu bangsa, satu Tanah Air. Hari ini kita merasakan ada ketimpangan, ketimpangan antara yang berpendidikan dan yang tidak berpendidikan, antara yang berekonomi kuat dan ekonomi lemah, antara yang bekerja dan tak bekerja, sulit membangun persatuan dalam ketimpangan," kata Anies Baswedan yang disiarkan oleh YouTube NU Channel, Sabtu (27/2/2021).

Anies menyebut membangun persatuan harus didukung oleh kesetaraan. Anies juga mengapresiasi NU dalam memobilisasi gerakan zakat.

"Persatuan harus dibangun dalam perasaan kesetaraan. Persatuan membutuhkan perasaan keadilan, karena itu dorongan tadi gerakan zakat insya Allah NU menjadi penggerak yang sangat efektif untuk ini. Bila sudah ada komandonya, sudah ada azan-nya, insya Allah semua bangun, semua akan bangkit membereskan masalah ketimpangan ini, mengangkat yang di bawah, kalau boleh kami istilahkan, bukan mengecilkan yang besar, membesarkan yang kecil," kata dia.

Anies mengucapkan terima kasih kepada NU karena telah berkontribusi dalam menangani pandemi Corona. Dia menyebut NU selalu menjadi garda terdepan dalam membantu warga yang terdampak pademi.

"Saat ini kita dalam suasana pandemi, suasana wabah, terima kasih Nahdlatul Ulama telah menjadi salah satu garda terdepan di dalam mencegah penyebaran COVID ini. Di saat masyarakat sulit hadir membantu, penyaluran begitu masif. Pak Kiai, ini sering sekali tidak terlihat media penyalurannya Pak Kiai, tapi dijamin terlihat di mata Allah dan dicatat di dalam sejarah kontribusi bangsa kita," tutur dia.

Selanjutnya
Halaman
1 2